Percepatan Alih Teknologi Alsintan Melalui Pengembangan UPJA

Editor: Ivan Aditya

KLATEN, KRJOGJA.com – Mahasiswa Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP) Magelang Jurusan Penyuluhan Pertanian (Jurluhtan), saat ini sedang melakukan pendampingan program optimalisasi alat mesin pertanian (alsintan) di Kabupaten Klaten. Bantuan alsintan merata di seluruh desa, meskipun baru ada 6 Unit Pelayanan Jasa Alsintan (UPJA).

Melihat kondisi tersebut pendamping berinisiatif untuk mendampingi penumbuhan UPJA di desa yang belum memiliki UPJA. Selain itu juga mendampingi pengembangan UPJA di desa yang telah memiliki UPJA.

Mahasiswa pendamping STPP wilayah Trucuk melakukan kegiatan identifikasi wilayah meliputi kondisi spesifik lokasi, jenis serta jumlah alsintan yang tersedia dan ada tidaknya UPJA yang beroperasi di wilayah tersebut serta potensi kebutuham alsintan. "Beberapa jenis alsintan belum optimal difungsikan, dikarenakan tidak sesuai dengan kondisi wilayah," kata pembimbing mahasiswa pendamping Kecamatan Trucuk, Dr Sri Astuti SP MSc.

Alsintan justru akan rusak jika dipaksakan utk digunakan, selain itu jumlah operator juga masih kurang. Alsintan yang tidak sesuai dengan kondisi wilayah akan disewakan ke desa lain. Beberapa mesin masih kurang perawatan, mengakibatkan bagian mesin berkarat dan keropos.

Melihat beberapa kondisi tersebut, mahasiswa  pendamping akan melakukan berbagai kegiatan pengoptimalan alsintan, diantaranya peningkatan pengelolaan UPJA. Kegiatan lainnya, pemberian materi perawatan alsintan dan manajemen pengelolaan alsintan melalui penumbuhan dan pengembangan UPJA. (*)

BERITA REKOMENDASI