Pergerakan Pemudik Diawasi, Dishub Sukoharjo Pantau Bus Luar Daerah

Toni menjelaskan, larangan mudik lebaran kali ini merupakan kebijakan kedua diambil pemerintah pusat. Sebab pada tahun 2020 lalu mudik lebaran juga dilarang disaat baru muncul pandemi virus corona.

“Menjadi lebih mudah nanti pengawasannya karena sudah ada kebijakan larangan mudik lebaran. Sebab sekarang masih pandemi virus corona. Melihat pada tahun lalu meski sudah dilarang namun tetap saja ada petugas kami bertugas di lapangan menemukan pemudik masuk melalui beberapa pintu perbatasan Sukoharjo,” lanjutnya.

Dishub Sukoharjo pada persiapan mudik lebaran tahun 2021 sudah memiliki beberapa skema pengamanan. Salah satunya berupa pengetatan pengawasan di wilayah perbatasan. Hal itu dilakukan sebagai bentuk pengawasan sekaligus antisipasi masuknya pemudik dari luar daerah ke wilayah Sukoharjo.

Pengetatan pengawasan dilakukan terhadap semua kendaraan bermotor yang digunakan pemudik seperti mobil pribadi, bus, travel dan sepeda motor. Kendaraan dengan plat nomor luar daerah akan menjadi prioritas utama sasaran pemeriksaan. Hal itu dilakukan untuk melihat identitas, kelengkapan surat kendaraan dan kondisi kesehatan pemudik tersebut.

“Kami akan lebih fokus pada bidang Dishub Sukoharjo saja berkaitan perhubungan. Sedangkan larangan mudik bagi aparatur sipil negara (ASN), pegawai dan lainnya kami menunggu kebijakan Pemkab Sukoharjo. Kalau mengacu kebijakan pemerintah pusat seperti dimuat beberapa media seharusnya mereka masuk dalam daftar larangan mudik,” lanjutnya.

BERITA REKOMENDASI