Perlu Diwaspadai, Retakan Tanah di Perbukitan

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Warga disekitar perbukitan atau tebing di wilayah Kecamatan Tawangsari, Weru dan Bulu diminta aktif melakukan pemantauan. Apabila menemukan retakan tanah atau kerawanan tanah longsor maka diminta segera melaporkan ke petugas dan melakukan evakuasi diri. Hal itu untuk meminimalisir terjadinya bencana alam yang bisa menimbulkan korban jiwa. 

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sukoharjo Sri Maryanto, Selasa (29/1) mengatakan, kondisi cuaca dalam beberapa pekan terakhir menunjukan grafik peningkatan curah hujan. Selain itu juga ditambah dengan angin kencang hampir merata disemua wilayah. Kondisi hujan tidak hanya menyebabkan kerawanan banjir namun juga tanah longsor. 

BPBD Sukoharjo melakukan pemantauan secara khusus di wilayah selatan Sukoharjo meliputi Kecamatan Tawangsari, Weru dan Bulu. Sebab ditiga kecamatan tersebut secara geografis merupakan wilayah perbukitan dan tebing. 

Kerawanan muncul di Kecamatan Tawangsari, Weru dan Bulu berupa tanah longsor. Hal itu terjadi karena kondisi tanah di perbukitan atau tebing dalam kondisi kering setelah kemarau panjang kemudian menjadi basah dan banyak air akibat diguyur hujan deras dalam waktu lama. Kondisi tersebut menyebabkan tanah menjadi lembek dan rawan longsor. 

Kejadian tebing longsor sudah terjadi di wilayah Kecamatan Bulu dan menutup akses jalan warga. Beruntung dalam kejadian beberapa hari tersebut tidak sampai menimbulkan korban. Petugas gabungan langsung turun ke lokasi melakukan gotong royong membersihkan tumpukan tanah longsor untuk membuka kembali akses jalan warga. (Mam)

BERITA REKOMENDASI