Permintaan Masyarakat Tinggi, Harga Cabai Jelang Lebaran Naik

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Harga cabai dan daging sapi mengalami kenaikan signifikan menjelang Lebaran. Penyebabnya karena banyaknya permintaan masyarakat. Kondisi tersebut diharapkan tidak bertahan lama setelah Pemkab Sukoharjo berencana menambah stok untuk menekan harga.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Sukoharjo Iwan Setiyono, Senin (10/5/2021) mengatakan, tiga jenis cabai mengalami kenaikan masing masing sebesar Rp 10.000 per kilogram. Hanya ada satu jenis cabai yang harganya tetap stabil. Kenaikan harga tersebut terjadi pada cabai jenis merah besar dari sebelumnya Rp 30.000 per kilogram naik menjadi Rp 40.000 per kilogram, cabai merah keriting Rp 30.000 per kilogram naik menjadi Rp 40.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp 50.000 per kilogram naik menjadi Rp 60.000 per kilogram. Sedangkan harga stabil pada cabai rawit hijau Rp 25.000 per kilogram.

Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Sukoharjo mencatat ada kenaikan harga daging sapi berbagai jenis masing masing Rp 5000 per kilogram. Kenaikan harga tersebut terjadi pada daging sapi paha belakang Rp 115.000 per kilogram menjadi Rp 120.000 per kilogram, daging sapi has luar Rp 115.000 per kilogram menjadi Rp 120.000 per kilogram, daging sapi has dalam Rp 115.000 per kilogram menjadi Rp 120.000 per kilogram dan daging sapi sandung lamur atau brisket Rp 50.000 per kilogram menjadi Rp 55.000 per kilogram.

“Perkembangan harga kebutuhan pokok pangan menjelang Lebaran ada kenaikan pada cabai dan daging sapi. Naik karena permintaan masyarakat tinggi. Ada juga kenaikan pada minyak goreng curah naik tidak signifikan hanya Rp 1000 per liter dari sebelumnya Rp 14.000 per liter menjadi Rp 15.000 per liter,” ujarnya.

BERITA REKOMENDASI