Perseroda Aneka Usaha Kurang Modal Pengadaan Rojolele untuk ASN

Editor: Agus Sigit

KLATEN, KRJOGJA.com – BUMD Perseroda Aneka Usaha masih kekurangan modal dalam pengadaan beras rojolele untuk ASN. Sehubungan hal itu Komisi II DPRD akan melakukan pembahasan penyertaan modal terkait hal tersebut, pada perubahan anggaran 2022.

Hal itu dikemukakan Ketua Komisi II DPRD Klaten, Agus Riyanto saat menjadi pembicara pada acara pembinaan dan sosialisasi penilaian kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang diselenggarakan Bagian Perekomomian Kabupaten Klaten, di ruang rapat utama gedung B Setda Klaten, Kamis (9/6/2022).

“Khusus untuk PT Perseroda Aneka Usaha sempat memiliki beberapa usaha seperti apotik, percetakan, bengkel, pertambangan. Kemudian saat ini juga menyediakan beras rojolele Srinuk untuk ASN,” katanya.

Namun, kata Agus Riyanto, sekarang unit usaha pertambangan dan bengkel tidak jalan, sehingga yang berkembang tinggal percetakan dan apotik. “Khusus untuk pengadaan beras rojolele untuk ASN, PT Perseroda Aneka Usaha masih kekurangan modal sehingga pada APBD Perubahan 2022 yang akan datang baru akan dibahas penyertaan modal Pemkab Klaten untuk pengadaan beras rojolele yang dikelola PT Perseroda Aneka Usaha,” jelasnya.

Kepala Bagian Perekonomian Kabupaten Klaten, Ir Cahyo Dwi Setyanta.  mengatakan, acara diikuti sekitar 25 peserta, diantaranya Dirut Bank Klaten, Tulus Yunianto beserta jajarannya, Dirut PDAM Tirta Merapi Klaten, Irawan Margono,  perwakilan BKK Tulung dan perwakilan PT Perseroda Aneka Usaha.

Narasumber sosialisasi penilaian kinerja  BUMD terdiri Ketua Komisi II DPRD Klaten, Agus Riyanto yang hadir secara luring, dan dua orang narasumber hadir secara daring, yakni Direktorat BUMD Kementerian Dalam Negeri dan akademisi dari Universitas Indonesia (UI).

Bupati Klaten, Sri Mulyani, dalam sambutan yang dibacakan Staf Ahli Bupati Klaten, Drs H Jaka Sawaldi mengatakan, Pemkab Klaten menyambut baik kegiatan  pembinaan dan sosialisasi penilaian kinerja  BUMD yang dimiliki Pemkab Klaten, sehingga nantinya BUMD milik Pemkab Klaten semakin maju dan berkembang. Sehingga BUMD milik Pemkab Klaten seperti PT Perseroda Bank Klaten, PDAM Tirta Merapi dan PT Perseroda Aneka Usaha dapat memberikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk pembangunan di Klaten.

Menurut Bupati Klaten, BUMD mempunyai peran strategis dalam rangka mendorong kemajuan pembangunan di Kabupaten Klaten. Harapannya, dengan pembinaan yang terus dilakukan kepada BUMD yang ada di Kabupaten Klaten, nantinya BUMD dapat mendorong terwujudnya visi Kabupaten Klaten yang maju, mandiri dan sejahtera. (Sit)

BERITA REKOMENDASI