Persiapan Pilkada 2020, DPC PDIP Sukoharjo Tunggu Rekomendasi DPP

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – DPC PDIP Sukoharjo menunggu turunnya rekomendasi dari DPP PDIP terkait siapa yang bakal maju menjadi calon bupati dan calon wakil bupati dalam Pilkada 2020. Muncul kabar mengenai kemungkinan rekomendasi turun saat rapat kerja nasional (Rakernas) PDIP pada 10-12 Januari di Jakarta.

Bendahara DPC PDIP Sukoharjo Wawan Pribadi, Rabu (8/1/2020) mengatakan, DPC PDIP Sukoharjo hingga saat ini masih menunggu keputusan resmi turunnya rekomendasi terkait siapa yang bakal maju menjadi calon bupati dan calon wakil bupati dalam Pilkada 2020. Keputusan resmi rekomendasi nantinya menjadi kewenangan penuh DPP PDIP.

DPC PDIP Sukoharjo dalam hal ini nantinya siap menerima apapun yang menjadi keputusan pusat DPP PDIP. “DPC PDIP Sukoharjo tetap tegak lurus partai. Apapun keputusan DPP PDIP akan kita laksanakan,” ujarnya.

Kapan keputusan rekomendasi turun, Wawan mengatakan belum mengetahuinya karena jadi kewenangan DPP PDIP. Meski begitu ada kabar keputusan rekomendasi tersebut turun saat digelar acara Rakernas PDIP pada 10-12 Januari di Jakarta.

“Informasinya memang saat rakernas ada kabar sekalian keputusan rekomendasi Pilkada 2020 turun. Tapi itu juga jadi kewenangan DPP PDIP. Bisa jadi untuk rekomendasi Sukoharjo turun saat itu tapi bisa juga tidak turun,” lanjutnya.

Sekretaris DPC PDIP Sukoharjo sekaligus ketua panitia penjaringan, Nurjayanto mengatakan, dalam menghadapi Pilkada 2020 DPC PDIP Sukoharjo melakukan penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati secara tertutup. Sistem tersebut diterapkan sesuai dengan aturan dalam Pasal 10 ayat 4 SK DPP PDIP No 24 tahun 2017. 

Dalam aturan tersebut dijelaskan bahwa Dewan Pimpinan Partai pada tingkatannya menyampaikan pemberitahuan pengumuman resmi ke seluruh jajaran legislatif, eksekutif, kader, pengurus, anggota, dan simpatisan partai, secara tertutup tentang penjaringan bakal calon (balon) jika perolehan suara partai lebih dari 25 persen atau perolehan kursi partai lebih dari 20 persen pada pemilu legislatif terakhir. Pada Pemilu 2019 DPC PDIP berhasil meraih 20 kursi legislatif di DPRD Sukoharjo.

“DPC PDIP Sukoharjo sudah memenuhi ketentuan dari DPP PDIP untuk menggelar penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati secara tertutup. Hasil dari penjaringan ini dipakai untuk maju dalam Pilkada 2020,” ujarnya.

DPC PDIP Sukoharjo dalam melakukan penjaringan terlebih dahulu sudah menggelar rapat dan membantuk panitia. Termasuk juga memasang spanduk pengumuman pelaksanaan penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati secara tertutup.

Sesuai jadwal pelaksanaan pengambilan formulir pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati secara tertutup digelar Senin 16 September hingga Kamis 19 September 2019. Sedangkan pengembalian berkas formulir digelar Jumat 20 September 2019. Hingga hari terakhir sesuai batas waktu hanya ada satu pasangan yang mengembalikan berkas pendaftaran yakni Etik Suryani – Agus Santosa (EA). (Mam)

 

BERITA REKOMENDASI