Petani Kedelai Kembalikan Bantuan Benih

KLATEN (KRjogja.com) – Para petani di Klaten mengembalikan bantuan benih kedelai ke pemerintah. Mereka tidak sanggup untuk menanam kedelai akibat dari anomali cuaca yang terjadi sekarang ini.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Klaten Wahyu Prasetyo didampingi kasi Produksi Lilik Nugraharja Minggu (07/08/2016) mengemukakan bantuan benih yang dikembalikan tersebut, untuk 290 hektar lahan. Sedangkan pemkab memasang target tanah kedelai seluas 2.700 hektar, tetapi baru capai  sekitar 1.700 hektar. Salah satu faktor yang menjadi kendala tidak tercapainya target tersebut, yakni anomali cuaca.  Cuaca yang seharusnya sudah kering, namun masih terus turun hujan,  sehingga banyak petani mengeluh tanaman kedelainya tak bisa tumbuh berkelanjutan.

Bahkan, kata Wahyu Prasetyo,  ada beberapa wilayah yang sudah tanam kedelai, karena tanah  masih basah petani beralih ke padai. Selain itu, ada juga yang berhenti bertanam, dan terkesan membiarkan lahan tidak diolah. “Tanam kedelai tidak tumbuh, mau padi lagi ragu-ragu, akhirnya  dibiarkan begitu saja sambil menunggu perkembangan musim. Saat ini benih yang dikembalikan sekitar 290-an hektar, dengan alasan cuaca. Bukan karena kualitas benih,” jelas Wahyu Prasetyo.

Prospek lahan tanaman kedelai di Klaten berada di wilayah  Cawas, Karangdowo, Trucuk , Pedan dan sebagainya. Dengan kondisi anomaly cuaca saat ini meneybabkan, target tanam maupun target produksi kedelai di Klaten juga tidak tercapai. (Sit/M-7)
 

BERITA REKOMENDASI