Petani Penyewa Lahan Diberi Kelonggaran

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Sistem penggunaan kartu tani dibuat longgar bagi petani penyewa lahan. Salah satunya berkaitan dengan pembelian pupuk ke pengecer. Pembeli tidak harus pemilik lahan namun bisa penyewa dengan menunjukan bukti kartu tani.

Kabid Prasarana dan Sarana Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo Heri Budi Prihananto, Senin (05/02/2018) mengatakan, keluhan dari petani terkait sistem penggunaan kartu tani sudah ditindaklanjut. Petani khususnya penyewa lahan sebelumnya mengeluhkan berkaitan dengan pembelian pupuk di pengecer.

Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo langsung merespon dengan memberikan sosialisasi ke petani. Para petani penyewa lahan mendapat kelonggaran bisa membeli pupuk ke pengecer. “Petani penyewa lahan cukup membawa kartu tani dari pemilik lahan untuk membeli pupuk di pengecer,” ujar Heri Budi Prihananto.

Kelonggaran tersebut ditegaskan Heri sudah disampaikan ke para petani di Sukoharjo. Merekapun menyambut baik karena akhirnya bisa membeli pupuk ke pengecer.

“Penggunaan kartu tani tidak kaku. Antara pemilik lahan dan penyewa lahan sudah mendapatkan sosialisasi dari petugas dan mereka sudah bisa menerima,” lanjutnya.

Heri menegaskan, antara pemilik dan penyewa lahan mendapatkan kesempatan untuk mengambil pupuk. “Apakah yang membeli pupuk ke pengecer itu pemilik atau penyewa lahan itu silahkan di musyawarahkan sendiri. Yang jelas mereka sudah dapat kelonggaran,” lanjutnya.

Kelonggaran juga diberikan berkaitan dengan sistem pembayaran dalam penggunaan kartu tani. Apabila sesuai aturan petani harus deposit uang terlebih dahulu di bank. Maka nantinya petani diberi kelonggaran bisa membayar dengan langsung memberian uang ke pengecer pupuk. Pada saat itu petani juga wajib membawa kartu tani.

“Intinya petani mendapat kemudahan dan tidak dipersulit. Pemerintah sendiri menyadari pentingnya petani apalagi rata rata mereka sudah berusia tua dan kurang mengerti perubahan teknologi,” lanjutnya.

Di Sukoharjo sendiri sampai sekarang belum diterapkan penggunaan kartu tani. Persiapan masih dilakukan oleh Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo baik dari sisi pengguna maupun kelengkapan peralatan. (Mam)

BERITA REKOMENDASI