Petani Resah, Hama Tikus Serang Tanaman Padi

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Hama tikus serang tanaman padi petani disejumlah lokasi lahan pertanian. Kondisi tersebut membuat petani resah karena tanaman yang diserang sudah mengeluarkan bulir padi dan bahkan beberapa diantaranya siap panen. Pemberantasan dilakukan secara gotong royong antar petani dan melibatkan sejumlah petugas terkait.

Salah satu petani asal Desa Gumpang, Kecamatan Kartasura Suryanto, Minggu (2/9) mengatakan, hama tikus mulai menyerang sejak hampir selama satu sampai dua bulan. Serangan masih dalam skala kecil terjadi hampir merata disemua lahan pertanian yang ditanami padi. Meski demikian kondisi tersebut membuat petani tetap resah karena keberadaan hama tikus membuat rusak tanaman padi.

Tanaman yang diserang hama tikus sekarang sudah mengeluarkan bulir padi dan bahkan beberapa lahan pertanian sudah siap panen dalam beberapa hari kedepan. Untuk mencegah semakin ganasnya serangan hama tikus membuat petani melakukan sejumlah upaya seperti pemberantasan bersama dengan gerakan gropyokan.

"Masing masing petani juga melakukan upaya sendiri dengan memasang perangkap dan pemusnahan sarang tikus. Tanaman padi harus diselamatkan karena petani sangat bergantung mendapatkan uang dari hasil panen," ujarnya.

Serangan hama tikus dikatakan Suryanto salah satunya karena banyaknya populasi dan cepatnya perkembangbiakan. Selain itu juga faktor pendukung lainnya karena kondisi kering akibat kemarau panjang. Akibatnya tikus mencari sasaran mendapatkan makan dengan menyerang tanaman padi petani.

"Ada juga beberapa tanaman padi milik petani lain yang masih dalam pembibitan juga dirusak tikus. Kami berharap serangan tikus dapat diantisipasi bersama," lanjutnya.

Petani asal Desa Ngemplak, Kecamatan Kartasura Yadi mengatakan, hama tikus menyerang juga disebabkan faktor ketersediaan pangan akibat petani tidak melakukan tanam dan panen serentak. Sebab disatu hamparan ada petani yang sudah panen namun disebagian lainnya baru tanam padi. (Mam)

BERITA REKOMENDASI