Petani Sukoharjo Mulai Persiapan Tanam Padi

 

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Sejumlah petani di Sukoharjo melakukan persiapan musim tanam  I (MT I) padi dengan olah tanah dan pembibitan. Petani memilih melakukan lebih awal sekarang meski kondisi saluran irigasi masih kering. Pilihan petani dilakukan karena dalam beberapa hari sudah turun hujan.

Petani asal Jombor, Bendosari Wardi, Rabu (14/11) mengatakan, sudah hampir dua pekan turun hujan meski datang tidak setiap hari. Kondisi tersebut dimanfaatkan dengan melakukan persiapan tanam padi MT I dengan olah tanam. Selain itu juga pembibitan sebagai bagian persiapan tanam.

Wardi mengaku memilih melakukan persiapan tanam padi MT I sekarang karena sudah melihat hujan turun. Selain itu posisi sekarang juga dianggap terlambat sehingga harus mengejar ketinggalan waktu. 

Pada MT I tahun sebelumnya sudah dilakukan petani pada akhir Oktober atau awal November seiring turunya hujan. Namun pada tahun ini hujan turun terlambat dan baru datang pada pertengahan November. Apabila tidak tanam sekarang maka dikhawatirkan akan berpengaruh pada keterlambatan panen dan tanam padi MT II berikutnya.

"Kebutuhan air memang masih kurang karena saluran irigasi belum terisi penuh akibat debit air di Dam Colo Nguter turun drastis karena kemarau panjang kemarin. Kalau menunggu suplai terlalu lama jadi saya pilih persiapan tanam padi MT I sendiri  dengan memanfaatkan air hujan yang ada," ujarnya.

Untuk melakukan olah tanah Wiyadi mengaku tidak sepenuhnya pada sawah miliknya seluas dua patok atau 2.000 meter persegi. Namun yang diolah hanya sekitar 500an meter persegi untuk pembibitan padi. Hal itu dilakukan karena lebih mempersiapkan bibit padi terlebih dahulu untuk kemudian ditanam. (Mam)

 

BERITA REKOMENDASI