Petani Tunggu Kepastian Harga Tembakau

KLATEN (KRjogja.com) – Para petani tembakau di Kecamatan Manisrenggo, Klaten melakukan panen raya perdana akhir pekan lalu. Hanya saja, hasil panen belum bisa dijual karena masih menunggu harga pasti dari pabrik rokok langganan mereka.

Ketua Koalisi Nasional Penyelamat Kretek (KNPK) Kabupaten Klaten, Ariyanta Sigit Suwanta, mengatakan, Kecamatan Manisrenggo merupakan kawasan sentra penghasil tembakau terbesar di Kabupaten Klaten, disusul Kecamatan Prambanan. Pada musim tanam yang dilakukan sejak Juli lalu, lahan tanam tembakau di dua kecamatan tersebut mencapai luasan 529 hektare. 

"Pada musim ini, pertanian tembakau di Kecamatan Manisrenggo lebih dulu melakukan petik perdana. Petik perdana serentak untuk Kecamatan Manisrenggo telah dilakukan pada pekan lalu. Hanya saja hasil panen belum langsung dijual, karena masih menunggu harga per grade (kelas) dari pabrik,” ujarnya, Rabu (21/09/2016).

Menurut Ariyanta petani telah memiliki gambaran perkiraan harga tembakau di tingkat petani, yakni dikisaran Rp 15.000 per kilogram untuk tembakau kelas A jenis Bligon. Harga ini termasuk bagus di tengah cuaca kemarau basah saat ini. Namun, msih berharap pabrikan bisa membeli dengan harga yang sesuai standar sehingga petani tidak merugi.

“Contoh (tembakau hasil panen) telah dikirim ke sejumlah pabrik. Petani bebas menjualnya ke pabrik mana saja. Kami hanya bisa berharap pabrik masih berminat membeli tembakau dari Klaten,” ujarnya.(R-9)

BERITA REKOMENDASI