Peternak Banyuanyar Kembangkan Konsep Terintegrasi

Editor: Ivan Aditya

BOYOLALI, KRJOGJA.com – Petani di Desa Banyuanyar, Kecamatan Ampel mengembangkan sistem peternakan terintegrasi yang secara mandiri mengelola berbagai faktor dalam beternak, semisal pemenuhan kebutuhan pangan ternak dan pengelolaan produk hasil ternak. Dalam konsep ini, seluruh mata rantai peternakan dikelola secara terintegrasi oleh warga.

Kepala Desa Banyuanyar, Komarudin menjelaskan, pengelolaan ternak di desanya adalah bagian dari konsep Green Smart Village, dimana semuanya dikelola dari dan untuk warga. Selain memenuhi kebutuhan pakan ternak, hasil ternak berupa susu diolah menjadi berbagai produk olahan seperti yoghurt dan es krim. Produk susu olahan juga diolah menggunakan energi biogas yang diolah dari kotoran ternak. "Jadi semuanya terintegrasi," terangnya kepada KRJOGJA.com, Jumat (01/09/2017).

Untuk pengembangan sistem tersebut, pihaknya menggandeng berbagai pihak seperti Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jateng dan Pemkab setempat melalui Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Boyolali. Sementara hasil produknya, yakni yoghurt, sudah dicek oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). "Kelompok ternak di Desa Banyuanyar memperoleh juara I peternakan sapi perah tingkat Jawa Tengah (Jateng) tahun 2016 lalu," ungkap Komar.

Gimin, salah satu pengelola kelompok Usaha Tani (UT) Sido Makmur yang membuat konsentrat menambahkan, seluruh bahan didapat dari warga setempat, diantaranya kulit kopi, bungkil kelapa, bungkil sawit, katul, ampas jagung, dan sebagainya. Prosesnya cukup mudah, bahan dicampur dengan takaran tertentu dan digiling.

Karena baru dirintis sejak 2015 lalu, usaha konsentrat ini masih terbatas untuk mencukupi kebutuhan para peternak di Desa Banyuanyar saja yang jumlahnya sebanyak 26 peternak dengan rata-rata peternak mempunyai dua ekor sapi perah. "Konsentrat ini adalah suplemen untuk meningkatkan produksi susu dari ternak sapi. Produksinya per pekan baru sampai satu atau dua ton saja untuk mencukupi kebutuhan sendiri," ujarnya. (Gal)

BERITA REKOMENDASI