Pj Sekda Sukoharjo Positif Virus Corona

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Sukoharjo Widodo positif virus corona dan sudah dirawat di rumah sakit. Pemkab Sukoharjo langsung bergerak cepat dengan melakukan tes swab terhadap sejumlah pejabat dan aparatur sipil negara (ASN) yang menjadi kontak erat. Pengamanan di gedung Menara Wijaya sebagai pusat kantor pemerintahan semakin diperketat sesuai protokol kesehatan pencegahan penyebaran virus corona.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo Yunia Wahdiyati, Senin (07/09/2020) mengatakan Pj Sekda Sukoharjo Widodo terkonfirmasi positif virus corona setelah hasil tes swab keluar. Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo bergerak cepat melakukan penanganan terhadap pasien dengan merawat di rumah sakit rujukan.

Pemantauan kondisi kesehatan Pj Sekda Sukoharjo terus dilakukan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo setiap saat. Hal itu penting mengingat pasien positif virus corona merupakan pejabat penting di jajaran Pemkab Sukoharjo. Perlakuan sama juga dilakukan petugas terhadap pasien positif virus corona lain agar proses pemulihan kesehatan bisa segera tercapai.

Pemkab Sukoharjo juga melakukan gerak cepat dengan menggelar tes swab terhadap sejumlah pejabat dan ASN. Tes swab diikuti oleh sejumlah orang diduga kontak erat dengan Pj Sekda Sukoharjo Widodo sebelum dinyatakan positif virus corona.

Pelacakan juga dilakukan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo terkait sumber penularan virus corona terhadap Pj Sekda Sukoharjo Widodo. Petugas melacak tidak hanya di kantor pemerintahan saja melibatkan pejabat dan ASN Pemkab Sukoharjo, melainkan juga terhadap keluarga Pj Sekda Sukoharjo Widodo.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo masih menunggu hasil tes swab para pejabat dan ASN. Diperkirakan hasilnya segera turun dalam waktu dekat dan diinformasikan ke masing masing pejabat dan ASN terkait.

Sambil menunggu hasil tes swab para pejabat dan ASN diminta untuk tidak beraktivitas diluar termasuk mengakses kantor pemerintahan. Mereka wajib menjalani isolasi mandiri di rumah hingga hasil tes swab keluar.

Perkembangan data dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo hingga 6 September diketahui akumulasi kasus positif virus corona di Sukoharjo sudah mencapai 469 kasus. Terdiri dari 42 orang isolasi mandiri, 10 orang isolasi di rumah sehat, 30 dirawat di rumah sakit, 371 orang sembuh, dan 16 orang meninggal dunia. Saat ini, kasus positif virus corona aktif masih 82 orang.

Sebaran 82 kasus positif virus corona yang masih ada atau aktif tersebar di 10 kecamatan. Masing-masing Kecamatan Grogol 13 orang, Kecamatan Kartasura 18 orang, Tawangsari 15 orang, Nguter delapan orang, Bendosari satu orang, Sukoharjo satu orang. Kemudian Kecamatan Baki empat orang, Mojolaban tiga orang, Polokarto 12 orang, Bulu lima orang, dan Kecamatan Gatak dua orang. Untuk Kecamatan Weru saat ini sudah terbebas dari kasus positif virus corona. (Mam)

BERITA REKOMENDASI