PKL Curhat ke DPD Soal Pembatasan Jam Operasional

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Perwakilan pedagang kaki lima (PKL) mendatangi gedung DPRD Sukoharjo mengadukan permasalahan pembatasan jam operasional selama penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Rabu (20/1). Pertemuan digelar dengan melibatkan wakil rakyat dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Pertemuan dipimpin Ketua DPRD Sukoharjo Wawan Pribadi didampingi dua orang wakil ketua serta ketua dan anggota Komisi II DPRD Sukoharjo. Selain itu hadir pula Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK), Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sukoharjo.

Perwakilan PKL Solo Baru, Grogol, Sudarsi, saat pertemuan dengan DPRD Sukoharjo mengatakan, pembatasan jam operasional bagi PKL sangat memberatkan. Pedagang meminta pada pemerintah untuk memberikan kebijakan yang melonggarkan. Sebab pedagang hanya mendapatkan kesempatan waktu berdagang sangat sedikit dan berpengaruh pada pendapatan diperoleh turun drastis.

“Pedagang belum dapat apa-apa sudah diminta tutup. Apalagi punya karyawan dan harus memberi gaji. Kami mohon kebijakan pemerintah menindaklanjuti keluhan pedagang,” ujarnya.

BERITA REKOMENDASI