PKS Boyolali Abstain dalam Pilkada Mendatang

Editor: Ivan Aditya

BOYOLALI, KRJOGJA.com – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, akhirnya mengambil sikap politiknya menjelang pemilihan Bupati dan Wakil Bupati pada pemilihan serentak pada 9 Desember 2020 mendatang. Secara tegas PKS abstain atau tidak menentukan pilihan pada Pilkada Boyolali mendatang, opsi abstain itu muncul dalam penerapan aspirasi para kader terkait sikap PKS dalam penyelenggaraan pesta demokrasi lima tahunan.

Ketua Umum PKS Kabupaten Boyolali, Nur Ahmad mengemukakan PKS Boyolali mempunyai lima sikap dalam Pilkada serentak 9 Desember 2020 mendatang. Dari kelima sikap ini, pihaknya meminta maaf kepada masyarakat pemilihnya yang berjumlah sekitar 47 ribu lebih.

“Karena faktanya PKS hanya mendapat tiga kursi dewan tidak bisa mencalonkan sendiri Bupati dan Wakil Bupati, sehingga dalam Pilkada mendatang abstain,” kata Nur Ahmad.

Sementara itu, salah satu anggota DPRD dari PKS, Muhammad Basuni menambahkan meski belum ada sikap resmi dalam menentukan sikap dari Pilkada mendatang, pihaknya meminta kepada warga pemilihnya untuk menjaga iklim kondusif, aman di Boyolali. Ia juga berpesan kepada pelaksana pemilu yaitu KPU dan Bawaslu agar menjalankan tugas dengan baik pilkada yang jujur, adil tanpa adanya intimidasi serta manipulasi hasil pilkada mendatang. (*-1/Sit)

BERITA REKOMENDASI