Polisi Bangun Rumah Untuk Warga Miskin

Editor: Ivan Aditya

BOYOLALI, KRJOGJA.com – Melalui Program Bhayangkara Peduli, Polres Boyolali terus memberikan bantuan kepada warga miskin, diantaranya pembangunan rumah layak huni kepada Rumini, (41) warga Dukuh Tawangsari, Desa Ngenden, Kecamatan Ampel. Diharapkan program ini juga bisa mengetuk rasa kemanusiaan semua pihak untuk lebih peduli dengan sesama.

Program pembangunan rumah kali ini adalah kali kedua yang direalisasikan. Rencananya, rumah Rumini akan dibangun dengan gotong royong selama 22 hari ke depan dengan ukuran 6×9 meter persegi dengan bahan dinding batako. Rumah tersebut nantinya juga akan dilengkapi dengan fasilitas saluran air dan kamar mandi.

Dalam peletakan batu pertama, Selasa (27/03/2018) Rumini menjelaskan, kondisi ekonominya saat ini memang cukup memprihatinkan. Sejak ditinggal suaminya yang meninggal dua tahun lalu, ia banting tulang menghidupi kedua anaknya yang saat ini masih sekolah. Penghasilannya sebagai buruh penjahit hanya menghasilkan paling banyak Rp30 ribu per hari.

Keadaan tersebut membuat kondisi rumahnya yang reot terabaikan. Penghasilannya tak mampu untuk merenovasi rumah. Dinding rumah yang terbuat dari papan katu dan anyaman bambu sudah lapuk. Bocor saat hujan sudah menjadi kebiasaan. "Bantuan ini sangat berarti bagi kami," ucapnya lirih.

Wakapolres Boyolali, Kompol Zulfikar Iskandar menjelaskan, pembangunan rumah ini merupakan bentuk kepedulian Polres Boyolali kepada warga yang tak mampu dan diharapkan mampu mengetuk rasa simpati dan empati semua pihak untuk bersama-sama peduli kepada kondisi sosial di sekitarnya.

Bantuan rumah tersebut ditujukan terutama kepada anak yatim yang hidup dalam kondisi kekurangan. Dalam kondisi tersebut, setidaknya mereka mempunyai rumah yang nyaman ditinggali.

"Salah satu kriterianya yakni mempunyai lahan sendiri. Nanti kita bantu untuk pembangunan rumahnya. Semoga saja pembangunan rumah kali ini lancar sehingga bisa segera ditempati," katanya. (Gal)

BERITA REKOMENDASI