Polisi Kerahkan Anjing Pelacak untuk Cek Keamanan Gereja

Editor: Ivan Aditya

KLATEN, KRJOGJA.com – Polres Klaten melakukan pengecekan 18 gereja besar untuk antisipasi potensi kerawanan menjelang Natal. Selain itu juga untuk memastikan kesiapan panitia dalam penegakan protokol kesehatan.

Kaurbin Ops Samapta Polres Klaten Iptu Suyono ditemui saat memimpin pelaksanaan patroli Selasa (21/12/2021) mengemukakan, Polres Klaten menerjunkan tim untuk melakukan patroli skala prioritas pengecekan gereja-gereja di Kabupaten Klaten menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru. Hal ini untuk memastikan pihak panitia sudah menyiapkan prokes berikut keamananya, agar kegiatan di musim pandemi ini berjalan lancar dan tidak ada yang terpaparCovid.

Lebih lanjut Iptu Suyono mengatakan, ada 18 gereja besar yang menjadi skala prioritas untuk dilakukan patroli. Antara lain Gereja Maria Asumpta, Gereja Pilipi, Gereja Jago, Gereja Wedi, Gereja Kebonarum, Gereja Jawa dan lainya. Sejumlah personel diturunkan, membawa serta anjing pelacak.

Iptu Suyono menjelaskan, dari hasil pengecekan, semua gereja sudah melengkap dengan peduli lindungi. Diharapkan semua lancar dan sesuai dengan standar operasional dari pemerintah, untuk menekan bahaya Covid.

Widi, admin Gereja Kristen Indonesia (GKI) Klaten atau sering disebut Gereja Jago mengemukakan, persiapan sudah sangat maksimal, . Jemaat yang akan hadir sudah didata satu per satu. Hal itu dimaksudkan, jika terjadi sesuatu hal bisa dilacak.

Untuk kapasitas tempat duduk tidak dipenuhi secara maksimal, melainkan hanya dipakai separuhnya. Jika kapasitas penuh sekitar 350 orang, maka dalam perayaan Natal nanti hanya akan diisi sebanyak 150 orang saja.

Selain itu panitia juga tidak mendirikan tenda, padahal biasanya setiap Natal jemaat membludak sampai luar gereja, sehingga harus didirikan tenda. “Untuk tahun ini kami hanya fokus di dalam gereja,” kata Widi.

Terkait tempat duduk, juga telah diberikan jarak, sehingga tidak berdempetan. Untuk prosesi peribadatan, akan dipersingkat. Widi berharap, jemaat bisa beribadah dengan aman dan damai, serta penuh suka cita. (Sit)

 

BERITA REKOMENDASI