Polres Boyolali Musnahkan 300 Knalpot Brong

Editor: Ivan Aditya

BOYOLALI, KRJOGJA.com – Sedikitnya ada 300 knalpot brong hasil razia Satlantas Polres Boyolali, Jawa Tengah dimusnahkan. Pemusnahan knalpot brong tersebut disaksikan perwakilan komunitas motor,tokoh masyarakat, Dinas Perhubungan (Dishub) serta tokoh agama di Boyolali. Pemusnahan knalpot tidak standart tersebut dengan cara dipotong dengan gergaji gerinda serta palu.

Kapolres Boyolali, AKBP Morry Ermond mengatakan, penggunaan kendaraan dengan menggunakan knalpot tak standart tersebut menyalahi pasal 25 ayat 1 Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. “Ini merupakan hasil dari kegiatan razia sejak Juli 2021 sampai Januari 2022,” jelas kapolres, Selasa (18/01/2022).

Dikatakan Kapolres, adapun sanksi yang dapat diterima oleh pelanggar adalah dapat dipidana maksimal satu bulan penjara atau denda Rp 250.000. “Sejak 11 Januari 2022, Polres Boyolali juga mengadakan penindakan pelanggaran knalpot brong dan menyita barang bukti kendaraan dengan knalpot brong sejumlah 200 kendaraan. Saat ini masih dalam proses persidangan,” ujar Kapolres.

Dijelaskan, penindakan terhadap knalpot brong merupakan atensi Polres Boyolali terhadap arahan pimpinan dan juga karena banyaknya aduan masyarakat yang terganggu dengan knalpot brong.

“Banyak pengguna jalan yang juga mengeluhkan kehilangan konsentrasi berkendara karena suara bising knalpot brong. Hal itu sangat berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas,” tegas Kapolres.

Sementara salah seorang tokoh masyarakat Boyolali, Theodorus Asbanu, mengaku, senang terkait razia knalpot brong tersebut. Sebab, masyarakat cukup resah dengan fenomena knalpot brong.

“Ini merupakan refleksi kepedulian Polres Boyolali terhadap keluhan masyarakat selama ini. Saya sangat mendukung dan amat gembira,” pungkasnya. (M-2)

BERITA REKOMENDASI