Polres Klaten Sosialisasi Alokasi Anggaran 2022

Editor: Ivan Aditya

KLATEN, KRJOGJA.com – Alokasi anggaran Polres Klaten tahun 2022 mengalami peningkatan sebesar 7,10 persen dibanding tahun sebelumnya. Yakni di tahun 2021 sebesar Rp 109,17 miliar, meningkat menjadi Rp 116,92 miliar pada tahun 2022. Hal itu dipaparkan Kabagren Polres Klaten Kompol. Siti Aminah pada acara Pemantauan dan Pendampingan Sosialisasi Alokasi Anggaran TA 2022 Polres Klaten di aula Satyahaprabu, Selasa (30/11/2021).

Kapolres Katen AKBP Eko Prasetyo melalui Wakapolres Kompol Sumiarta mengemukakan, dengan adanya sosialisasi anggaran tersebut diharapkan masyarakat bisa mengetahui transparansi anggaran Polres Klaten, serta ikut pula memantau dalam pelaksanaan program-program dari penggunaan anggaran tersebut nantinya.

Dijelaskan Siti Aminah, dari total anggaran Rp 116,92 miliar tersebut, terdiri belanja pegawai sebesar Rp 87.746.813.000, dan belanja barang Rp 29.173.408.000. Sedangkan tahun 2022 Polres Klaten tidak mendapatkan alokasi belanja modal.

Berdasarkan alokasi anggaran per program, TA 2022 alokasi untuk Program Profesionalisme SDM Polri sebesar Rp 3.000.000, Program Penyelidikan dan Penyidikan Tindak Pidana sebesar Rp 3.821.017.000, Program Modernisasi Almatsus dan Sarana Prasarana Polri Rp 7.628.460.000, Program Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat Rp 16.065.022.000, dan Program Dukungan Manajemen sebesar Rp 89.402.722.000.

Untuk Sat Lantas mendapatkan porsi anggaran sebesar Rp 1,4 miliar. Dari total anggran ini untuk program penyelidikan dan penyidikan laka lantas Rp 140.897.000. Untuk pemeliharaan dan perawatan peralatan ruang pelayanan SIM Rp 15.000.000. Untuk program pemeliharaankeamanan dan ketertiban masayrakat Rp 1,252 miliar, yang diantaranya ETLE nasional sebesar Rp 148.920.000.

Sat Reskrim mendapat porsi anggaran Rp 1,741 miliar, untuk program penyelidikan dan penyidikan tindak pidana. Diantaranya untuk pidana umum Rp 863.000.000, tindak pidana korupsi Rp 640.000.000, tindak pidana yang mlibatkan perempuan dan anak Rp 140.000.000.

Kabag Renprogar Biro Perencanaan Polda Jateng AKBP Yudi Priyono menegaskan. Kendat di Polres Klaten barua da dua ETLE, petugas diperintahkan untuk tidak hanya terpancang mengamati di dua titik tersebut. Namun petugas harus berinovasi dengan menggunakan kamera secara mobile. Bisa kamera yang dipasang di kendaraan atau di helm. “Jangan hanya mantengin dua titik itu saja. Intinya polisi tidak mencari-cari kesalahan, tetapi menemukan pelanggaran,” tegas AKBP Yudi. (Sit)

BERITA REKOMENDASI