Polres Sukoharjo Dirikan Tiga Pospam Lebaran

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Polres Sukoharjo dirikan tiga pos pengamanan (Pospam) Lebaran masing-masing satu titik di Simpang Lima Tugu Adipura Sukoharjo, Simpang Empat Patung Pandawa Solo Baru, Grogol dan depan terminal lama Kartasura. Petugas gabungan disiapkan di Pospam Lebaran tersebut membantu kelancaran lalu lintas, keamanan dan penerapan protokol kesehatan.

Tim gabungan pada Operasi Ketupat Candi 2021 kali ini akan memfokuskan pada operasi yustisia berupa pemeriksaan identitas kependudukan pengguna jalan khususnya pemudik atau kendaraan berpelat nomor luar daerah. Kasatlantas Polres Sukoharjo AKP Heldan Pramoda Wardhana, Sabtu (01/05/2021) mengatakan pemilihan tempat dilakukan sesuai kebutuhan dan tingkat kerawanannya seperti rawan kemacetan lalu lintas kendaraan maupun keamanannya.

“Petugas akan membantu melakukan pengaturan lalu lintas kendaraan, keamanan dan memfokuskan pada operasi yustisia berupa pemeriksaan identitas kependudukan. Termasuk juga kelengkapan surat kendaraan,” ujarnya.

Bupati Sukoharjo Etik Suryani, mengatakan, Pemkab Sukoharjo mewaspadai ulah pemudik yang melakukan curi start dengan mudik lebih dahulu sebelum Lebaran. Hal ini rawan terjadi setelah pemerintah pusat menetapkan kebijakan larangan mudik Lebaran pada 6-17 Mei mendatang. Pemudik kemungkinan memilih mudik lebih dulu sebelum aturan tersebut diterapkan.

Pemkab Sukoharjo terkait hal tersebut kemudian membuat kebijakan daerah sendiri dengan melakukan upaya pencegahan dan penanganan. Bentuk pencegahan dilakukan dengan gencar melakukan sosialisasi ke masyarakat. Etik Suryani mengatakan turun langsung sendiri memberikan edukasi dan sosialisasi pada masyarakat untuk meminta kepada keluarga atau saudara dan termasuk warga itu sendiri untuk tidak mudik Lebaran.

Kebijakan surat keterangan sehat hasil rapidtest antigen sudah disosialisasikan Pemkab Sukoharjo ke petugas terkait. Hal ini dijadikan pegangan saat melakukan kegiatan pencegahan penyebaran virus Corona dengan sasaran pemudik.

“Jangan sampai kecolongan terjadi penyebaran virus Corona karena pemudik. Pemerintah desa, kelurahan dan kecamatan sudah saya minta aktif. Pengawasan juga dilakukan hingga tingkat RT/RW,” ujarnya. (Mam)

BERITA REKOMENDASI