Polres Sukoharjo Gelar Rakor Pencegahan PMK

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Polres Sukoharjo edukasi Bhabinkamtibmas terkait pencegahan penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak. Kegiatan digelar di ruang Panjura Mapolres Sukoharjo sekaligus rapat koordinasi (rakor) dengan melibatkan Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo, Selasa (31/05/2022).

Dalam rakor tersebut Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo memberikan penjelasan dan edukasi kepada Bhabinkamtibmas Polres Sukoharjo mengenai ciri-ciri terjadinya PMK pada hewan ternak. Bhabinkamtibmas tersebut nantinya akan meneruskan sosialisasi dan edukasi mengenai PMK itu kepada masyarakat di wilayah binaannya.

Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho Setyawan, mengatakan bahwa rapat koordinasi tersebut merupakan bentuk kerjasama antara Polres Sukoharjo dengan Dinas Pertanian dan Perikanan dalam memerangi penyebaran PMK pada hewan ternak, khususnya di wilayah Kabupaten Sukoharjo. “Dimana atas arahan pimpinan, Kepolisian harus ikut serta bersinergis dengan Pemerintah Daerah, untuk dapat menyelesaikan permasalahan ini. Dan jangan sampai ini menjadi masalah yang semakin besar,” ujarnya, Rabu (31/01/2022).

Kapolres menambahkan, pencegahan penyebaran PMK dilakukan sekarang karena sudah ada kasus dibeberapa daerah. Sedangkan untuk di Kabupaten Sukoharjo masih aman belum ada temuan.

“Karena saat ini juga sudah menjelang hari raya Idul Adha, dimana nanti kebutuhan akan hewan ternak khususnya sapi akan meningkat, yang akan digunakan untuk hewan kurban,” lanjutnya.

Sementara itu, pihak Dinas Pertanian dan Perikanan, yang diwakili Arif Harmanto, memberikan imbauan kepada masyarakat untuk tidak panik dalam menghadapi PMK pada hewan ternak. “Kami imbau masyarakat untuk tidak panik, karena kami dan pihak kepolisian akan melakukan pengawasan secara menyeluruh, baik itu untuk di peternakan maupun hewan ternak yang masuk ke Sukoharjo,” ujarnya. (Mam)

BERITA REKOMENDASI