Polres Sukoharjo Kirim Barang Bukti Pembunuhan ke Labfor Polda Jateng

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Polres Sukoharjo mengirimkan barang bukti kasus pembunuhan dilakukan pelaku HT (41) terhadap korban satu keluarga warga Dukuh Slemben RT 1 RW 5, Desa Duwet, Kecamatan Baki ke Tim Labfor Polda Jawa Tengah. Hal itu dilakukan terkait pendalaman dan bukti autentik. Penyidik Polres Sukoharjo juga melakukan pendalaman dengan menambah empat orang saksi untuk dimintai keterangan.

Kapolres Sukoharjo AKBP Bambang Yugo Pamungkas, Senin (24/8), mengatakan, penanganan kasus pembunuhan yang dilakukan HT terhadap satu keluarga korban warga Dukuh Slemben RT 1 RW 5, Desa Duwet, Kecamatan Baki terus dilakukan. Perkembangan terakhir dilakukan Polres Sukoharjo dengan mengirimkan barang bukti ke tim Labfor Polda Jawa Tengah.

Pengiriman tersebut dilakukan sebagai bentuk pendalaman kasus dan bukti autentik kasus tindak pidana yang dilakukan pelaku HT. Beberapa barang bukti yang dikirim tersebut baik milik pelaku dan korban seperti baju, pisau, handphone, kunci mobil dan mobil. “Barang bukti kasus pembunuhan di Duwet, Baki sudah kami kirimkan ke Labfor Polda Jawa Tengah untuk pendalaman kasus tindak pidana pelaku HT,” ujarnya.

Polres Sukoharjo dalam kasus ini juga menemukan beberapa barang bukti tambahan dari aksi dilakukan HT. Namun barang bukti tersebut akan disampaikan saat rekrontruksi.
Pengembangan kasus juga dilakukan Polres Sukoharjo dengan memperdalam keterangan saksi. Ada empat orang saksi tambahan dipanggil untuk dimintai keterangan.

“Sebelumnya hanya enam saksi dan sekarang ada tambahan empat orang saksi. Jadi total ada 10 saksi dalam kasus pembunuhan di Duwet, Baki,” lanjutnya.

Kapolres mengatakan, keterangan saksi tambahan dilakukan untuk memperdalam saksi sebelumnya. Salah satunya terkait pelaku bisa keluar masuk ke dalam rumah korban sebelum dan setelah kejadian pembunuhan.

“Pelaku masih satu HT dan soal motif masih sama karena pelaku memiliki hutang dan ingin menguasai harta korban. Untuk pelaku dan motif lain masih pendalaman meminta keterangan HT dan saksi,” lanjutnya. (Mam)

BERITA REKOMENDASI