Polres Sukoharjo Tangkap Lima Pengedar Sabu

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Polres Sukoharjo menangkap lima orang pengedar narkoba jenis sabu. Total barang bukti yang diamankan sebanyak 18,73 gram sabu. Polisi masih melakukan pengembangan penangkapan terkait sumber sabu didapat para pengedar.

Wakapolres Sukoharjo Kompol Teguh Prasetyo, Sabtu (06/11/2021) mengatakan jajarannya menangkap lima pengedar ini pada waktu dan tempat berbeda. Kelima pelaku yakni, DWNA (35) warga Lengenharjo Grogol, STP (38) warga Ngasinan Bulu, DPR (20) warga Ngawi Jawa Timur, IMR (22) warga Ngabeyan, Kartasura dan SP (39) warga Ngabeyan Kartasura.

Kronologis penangkapan bermula saat Polres Sukoharjo mendapat informasi dari masyarakat di sekitar kantor pabrik di Jalan Ronggolawe Telukan Grogol ada orang yang menyimpan narkoba jenis sabu. Petugas Satnarkoba Polres Sukoharjo kemudian melakukan penyelidikan dan pada Minggu (24/10/2021) dan berhasil mengamankan seseorang.

Pada saat diinterogasi orang tersebut mengaku bernama DWNA menyimpan narkoba jenis sabu. Hasil interogasi petugas juga diketahui pelaku mengakui melakukan tindak pidana mengedarkan narkoba jenis sabu bersama dengan STP.

Keterangan tersebut langsung ditindaklanjuti petugas dengan melakukan pengembangan. Hasilnya petugas berhasil menangkap STP. Pelaku DWNA dan STP mengaku mendapat narkoba jenis sabu dari dari orang lain HD. Petugas masih melakukan pengejaran terhadap HD.

Hasil pemeriksaan diketahui bahwa DWNA dan STP merupakan pengedar narkoba jenis sabu. Barang bukti yang diamankan berupa narkoba jenis sabu sekitar 1,98 gram, satu buah tas, satu unit handphone dan satu buah kartu kredit.

Polres Sukoharjo juga berhasil menangkap dua orang pengedar narkoba jenis sabu yakni DPR dan IMR. Pengungkapan kasus bermula dari laporan masyarakat menyebutkan bahwa di dalam rumah di kampung Brontowiryan, Ngabeyan, Kartasura ada orang menyimpan narkoba jenis sabu. Polisi langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan dan pada Senin (01/11/2021) sekitar pukul 08.00 WIB petugas mengamankan satu orang pelaku atas nama DPR. Hasil pemeriksaan diketahui DPR memiliki narkoba jenis sabu.

Hasil pemeriksaan diketahui bahwa DPR mendapat narkoba jenis sabu dari orang lain atas nama ADR. DPR mendapatkan narkoba jenis sabu dari ADR dengan cara melakukan pemesanan melalui komunikasi online. Selanjutnya atas perintah ADR narkoba jenis sabu diserahkan kepada SP untuk dipecah.

DPR dihadapan petugas mengaku pada saat mengambil narkoba jenis sabu mengajak temannya IMR. Petugas kemudian melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan IMR.

Polisi sekarang masih melakukan pengejaran terhadap pelaku ADR. Hal itu berdasarkan keterangan pelaku DPR dimana ADR merupakan sumber pengirim narkoba jenis sabu yang diterimanya.

Barang bukti yang diamankan petugas dari DPR dan IMR berupa narkoba jenis sabu sekitar 16,07 gram. Barang bukti lainnya yang disita yakni satu buah dus book handphone, satu buah handphone, uang tunai Rp 50.000, uang tunai Rp 150.000 dengan pecahan Rp 100.000 dan Rp 50.000 dan satu buah sepeda motor.

“Berdasarkan keterangan DPR dan IMR petugas kemudian menangkap satu pengedar narkoba jenis sabu satu lagi yakni SP warga Ngabeyan, Kartasura,” ujarnya.

Barang bukti yang diamankan dari SP berupa narkoba jenis sabu sekitar 0,68 gram. Barang bukti lainnya berupa satu buah tempat terbuat dari anyaman bambu, dua buah handphone. (Mam)

BERITA REKOMENDASI