Polsek Grogol Tangkap Residivis Pencuri Sepeda Lipat

Editor: Ary B Prass

SUKOHARJO, KRJOGJA.com- Seorang residivis kasus pencurian, Agung Wijayanto alias Hendro (50) warga Dukuh Jetis, Desa Turus, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten ditangkap petugas Polsek Grogol Polres Sukoharjo. Penangkapan dilakukan setelah ada laporan warga kehilangan sepeda lipat. Polisi menangkap pelaku setelah melihat rekaman kamera CCTV yang terpasang di rumah korban.

Kanit Reskrim Polsek Grogol Iptu Didik Prasetyo mewakili Kapolsek Grogol AKP Dodiawan, Minggu (1/8/2021) mengatakan, kronologis kejadian bermula saat korban David Setiawan warga Perum Gedangan Sektor IX RT 007 RW 005, Desa Gedangan, Kecamatan Grogol sekitar pukul 07.00 WIB pada Selasa (27/7/2021) kehilangan sepeda lipat yang biasa diletakan di teras rumah. Kondisi pagar rumah masih dalam keadaan terkunci dan tertutup.

Korban kemudian melaporkan kejadian pencurian sepeda lipat tersebut ke polisi. Polsek Grogol yang menerima laporan langsung melakukan penyelidikan.

Polisi meminta keterangan korban dan saksi serta melihat rekaman kamera CCTV. Pelaku pencurian terlihat dalam rekaman kamera CCTV masuk ke rumah korban dengan cara melompat pagar sekitar pukul 03.00 WIB. Pelaku kemudian mengambil sepeda lipat milik korban yang diletakan di teras rumah.

“Dari rekaman kamera CCTV pelaku seorang laki-laki datang menggunakan sepeda motor warna hitam. Ciri-ciri pelaku berjalan pincang masuk ke rumah korban dengan memanjat pagar lalu mengambil sepeda lipat,” ujarnya.

Berdasarkan rekaman kamera CCTV tersebut Polsek Grogol kemudian melakukan analisis dan pengejaran terhadap pelaku pencurian sepeda. Hasil analisis diketahui identitas pelaku identik dengan seorang residivis Agung Wijayanto.

Polsek Grogol kemudian menurunkan petugas untuk melakukan penangkapan terhadap pelaku. Hasilnya pelaku ditangkap di wilayah Turus, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten pada Rabu (28/7/2021) sekitar pukul 11.00 WIB. Usai ditangkap pelaku mengakui perbuatannya.

Polisi mengamankan barang bukti berupa sepeda motor milik pelaku. Sedangkan sepeda lipat milik korban masih dalam pencarian petugas. Atas kejadian tersebut korban diduga menderita kerugian sebesar Rp 8 juta. (Mam)

BERITA REKOMENDASI