Positif Covid-19 di Sukoharjo Hampir Tembus 1.000 Kasus

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Akumulasi kasus positif Codid-19 hingga Jumat (23/10/2020) mencapai 963 kasus. Dari jumlah tersebut 51 kasus diantaranya meninggal dunia.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo Yunia Wahdiyati mengatakan hingga pukul 17.48 WIB diketahui terakumulasi sebanyak 963 kasus positif virus corona tersebar di 12 kecamatan. Rinciannya, 93 kasus isolasi mandiri, 34 kasus rawat inap, 3 kasus isolasi mandiri di rumah sehat di wilayah Kelurahan Mandan, Kecamatan Sukoharjo, 782 kasus sembuh dan selesai isolasi mandiri dan 51 kasus meninggal dunia. “Kenaikan terjadi baik secara akumulasi, isolasi mandiri, rawat inap maupun meninggal dunia,” ujarnya.

Yunia menegaskan, protokol kesehatan berlaku bagi semua orang di Sukoharjo. Termasuk pula para pendatang yang mengakses keluar masuk wilayah Sukoharjo. “Orang dari luar yang sering beraktivitas di Sukoharjo tetap wajib menerapkan protokol kesehatan. Jangan sampai ada pendatang nanti akan membawa penularan dan menambah kenaikan kasus,” lanjutnya.

Untuk memperketat pengawasan penerapan protokol kesehatan tersebut telah dilakukan koordinasi melibatkan sejumlah pihak. Petugas gencar melakukan patroli disejumlah wilayah dan masih menemukan beberapa pelanggaran seperti tidak memakai masker.

“Data kontak erat terakumulasi sebanyak 3.386 kasus. Mereka merupakan kontak erat dari kasus positif virus corona yang ada di Sukoharjo,” lanjutnya.

Sebanyak 3.386 kasus kontak erat tersebut rinciannya, 87 kasus baru, 681 kasus isolasi mandiri, 3.299 kasus lama dan 2.705 kasus selesai pemantauan. Dari data tersebut pengawasan ketat dilakukan terhadap kontak erat baru dan isolasi mandiri. (Mam)

BERITA REKOMENDASI