Positif Virus Corona di Sukoharjo Terakumulasi 1.424 kasus

SUKOHARJO, KRjogja.com – Kasus positif virus corona di Sukoharjo terakumulasi 1.424 kasus. Sedangkan kontak erat terakumulasi 4.603 kasus dan suspek 880 kasus. Angka kasus masih dimungkinkan mengalami kenaikan mengingat semakin banyaknya penularan virus corona di Sukoharjo.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo Yunia Wahdiyati, Kamis (19/11), mengatakan, ada kenaikan dimasing masing status baik positif, kontak erat dan suspek. Perkembangan data terakhir diketahui Kasus positif virus corona di Sukoharjo terakumulasi 1.424 kasus. Sedangkan kontak erat terakumulasi 4.603 kasus dan suspek 880 kasus.

Kasus positif virus corona terakumulai 1.424 kasus rinciannya, 265 kasus isolasi mandiri, 94 kasus rawat inap, 3 kasus isolasi mandiri di rumah sehat di wilayah Kelurahan Mandan, Kecamatan Sukoharjo, 991 kasus sembuh dan selesai isolasi mandiri dan 71 kasus meninggal dunia.

Data tersebut diketahui ada sebanyak 362 kasus aktif positif virus corona. Angka tersebut mengalami kenaikan dibandingkan beberapa hari sebelumnya. Kenaikan juga diketahui dari angka kasus meninggal dunia dari sebelumnya 69 naik menjadi 71 kasus.

“Masih ada 362 kasus positif virus corona aktif yang masih dalam penanganan sampai sembuh. Sebab angka kesembuhan juga tinggi 991 kasus,” ujarnya.

Yunia mengatakan, angka kasus positif virus corona di Sukoharjo masih terpengaruh jumlah kontak erat dan suspek. Sebab angka keduanya sangat tinggi dan berpengaruh pada kenaikan angka kasus positif virus corona.

“Satu kasus positif virus corona bisa memiliki angka kontak erat berbeda. Misal dalam satu keluarga saja ada empat sampai lima orang maka penanganan juga akan dilakukan pada mereka semua,” lanjutnya.

Data kontak erat diketahui terakumulasi 4.603 kasus dengan rincian, 91 kasus baru, 1.628 kasus isolasi mandiri, 4.512 kasus lama dan 2.975 kasus selesai pemantauan. Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo menyoroti besarnya angka kontak erat yang menjalani isolasi mandiri sebanyak 1.628 kasus. “Angka diatas seribu kasus kontak erat yang menjalani isolasi mandiri cukup tinggi,” lanjutnya.

Yunia menambahkan, akumulasi suspek sekarang 880 kasus dengan rincian, 17 kasus isolasi mandiri, 775 kasus selesai pemantauan, 73 kasus rawat inap, 15 kasus meninggal dunia dan 392 kasus swab negatif. “Termasuk suspek virus corona semua kami tangani sampai sembuh dan angka kasusnya juga cukup tinggi,” lanjutnya. (Mam)

BERITA REKOMENDASI