Produsen Kripik Watugede Kebanjiran Order Jelang Lebaran

Editor: Agus Sigit

BOYOLALI, KRjogja.com – Sudah menjadi tradisi dan kebiasaan masyarakat dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri adalah mempersiapkan hidangan camilan yang disediakan bagi yang berkunjung ke rumah. Tentunya hal tersebut sangat menguntungkan bagi produsen makanan ringan atau camilan. Salah satu yang saat ini sedang mendulang rupiah karena kebanjiran pesanan adalah pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) keripik di Desa Watugede, Kecamatan Kemusu,Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.

Ditemui di lokasi pembuatan keripik pada Selasa (27/4/2021), Ketua UMKM Watugede, Sriyanto menjelaskan bahwa UMKM yang sedang berkembang di desanya adalah keripik pisang dan keripik singkong. Pihaknya mengatakan bahwa pemesanan keripik meningkat sejak awal bulan puasa hingga Idul Fitri, sehingga warga sekitar yang tinggal di dekat lokasi UMKM ikut membantu proses produksinya.

Ditambahkan Sriyanto, dari sekitar 4.500 orang penduduk desa, yang menjadi pelaku UMKM keripik ada 25 persen. Pemerintah Desa juga turut andil dalam memberikan bantuan guna berjalannya UMKM tersebut.“Bantuan yang pertama itu bibit pisang, yang kedua ada stimulan uang buat beli peralatan, pelatihan-pelatihan ada,” ungkap Sriyanto.

Terpisah, salah satu pelaku UMKM, Suprapto sangat bersyukur dengan banyaknya pesanan saat ini. Peningkatan pesanan di tempat usahanya mencapai 25 persen.” Alhamdulillah, meningkat,” ucapnya singkat.

BERITA REKOMENDASI