Proses Seleksi Lelang Jabatan Dilaksanakan Secara Ketat

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO (KRjogja.com) – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sukoharjo menegaskan proses lelang jabatan dilaksanakan secara professional dan ketat dengan melibatkan akademisi untuk melakukan tes kepada peserta. Dengan sistem tersebut diharapkan bisa menghasilkan pejabat yang berkualitas.

Kepala BKD Sukoharjo Joko Triyono, Kamis (04/08/2016) mengatakan, proses lelang jabatan sudah dilaksanakan. Total ada 30 orang pejabat yang sudah resmi mendaftarkan diri. Untuk saat ini tinggal menunggu pelaksanaan tes tahap awal yang akan digelar 8 – 10 Agustus mendatang. Tes tersebut mewajibkan seluruh peserta untuk membuat makalah sesuai dengan jabatan yang dilamar.

Selanjutnya makalah tersebut dipaparkan dan dipresentasikan dihadapan lima akademisi ahli yang ditunju, para akademisi tersebut merupakan tenaga setingkat doktor. Keterlibatan doktor sengaja dilakukan untuk mengetahui secara pasti kemampuan para peserta dalam seleksi. Bagi peserta yang lolos maka mereka berbah maju mengikuti tahapan berikutnya.

“Tes pertama yakni presentasi makalah selanjutnya menjalani tes assessment yang akan dinilai mengenai kinerja mereka serta latar belakangnya selama pernah menjabat sebagai pejabat di Sukoharjo,” ujar Joko Triyono.

Pelaksanaan tes assessment sendiri dijadwalkan akan dilaksanakan pada 12 – 13 Agustus di kampus Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo. Pada tes tersebut nantinya panitia akan melakukan seleksi lebih ketat untuk menyaring peserta maju ke tahap berikutnya lagi.

Pemkab Sukoharjo melaksanakan lelang untuk posisi jabatan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik), Kepala Dinas Perhubungan Informasi dan Komunikasi (Dishubinfokom), Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK), Kepala Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan (BPMPP) dan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). (Mam)

BERITA REKOMENDASI