PT Tumbuh Berkembang Diminta Patuhi Izin Gudang

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sukoharjo meminta kepada PT Tumbuh Berkembang untuk mematuhi izin dengan menggunakan bangunan sebagai gudang saja dan tidak boleh melakukan produksi pupuk organik. Sebab sebelumnya muncul aduan pelanggaran izin gudang dipakai sebagai tempat produksi.

Kabid Pengaduan Data dan Teknonologi Informasi DPMPTSP Sukoharjo Rini Indriati Sabtu (07/12/2019) mengatakan, gudang tersebut berada di Dukuh Keplit, Desa Alasombo, Kecamatan Weru. Izin yang dikantongi tempat usaha tersebut hanya gudang dan dikeluarkan DPMPTSP Sukoharjo sejak 24 Januari 2019. Pemegang izin yakni Huda Tri Yudiana atas nama PT Tumbuh Berkembang.

Masalah tersebut sudah diupayakan penyelesaiannya dengan melakukan pertemuan melibatkan sejumlah pihak terkait di ruang rapat DPMPTSP Sukoharjo, Jumat (06/12/2019) kemarin. Petugas nantinya untuk memastikan tidak ada lagi pelanggaran maka akan melakukan pengecekan lapangan.

“DPMPTSP Sukoharjo menerima dua kali surat aduan dan selanjutnya kami lakukan audiensi pertemuan membahas masalah ini. Hasilnya kami minta pemilik usaha untuk menaati aturan dengan menggunakan bangunan sebagai gudang saja dan tidak boleh memproduksi pupuk,” ujarnya.

Aduan yang diterima DPMPTSP Sukoharjo menjelaskan tentang pelanggaran yang dilakukan perusahaan memakai gudang sebagai tempat produksi pupuk organik. Padahal izin yang dimiliki hanya sebagai gudang penyimpanan saja.

Permintaan penyesuaian izin sudah dilakukan DPMPTSP Sukoharjo dan disanggupi pihak perusahaan. Bentuk kesanggupan tersebut nantinya akan dilakukan pengecekan oleh petugas terkait. Hal itu penting untuk melihat kepatuhan perusahaan terhadap aturan yang ada. Apabila nanti masih terjadi pelanggaran maka perusahaan akan mendapatkan sanksi.

Sebelum sanksi diberikan maka petugas terlebih dahulu memberikan surat peringatan terlebih dahulu pada pihak perusahaan. Peringatan dimaksudkan agar ada perubahan sikap menjadi lebih baik. Namun bila tidak ditanggapi maka hukuman tegas langsung diberikan.

Hukuman tegas pelanggaran yakni berupa penutupan paksa gudang oleh petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Hukuman tersebut baru akan diberikan apabila semua proses telah dilalui dan pelanggaran masih saja terjadi.

Humas PT Tumbuh Berkembang Dableg mengatakan, PT Tumbuh Berkembang sudah memiliki izin resmi dari DPMPTSP Sukoharjo. Izin diberikan dengan peruntukan bangunan sebagai gudang. Namun dalam perjalanan usaha ada aduan masuk ke DPMPTSP Sukoharjo terhadap perusahaan karena dianggap menyalahi aturan menggunakan izin gudang sebagai tempat produksi pupuk organik. (Mam)

BERITA REKOMENDASI