PT Waskita Beton Precast Sosialiasasi Bahaya Napza

Editor: Ivan Aditya

KLATEN, KRJOGJA.com – Sekitar 150 orang karyawan PT Waskita Beton Precast Tbk area Jawa Tengah dan DIY mengikuti sosialisasi bahaya Napza (narkotika, alkohol, psikotropika, dan zat adiktif) di pabrik Klaten, Senin (20/1/2020). Direktur Keuangan PT Waskita Beton Precast Tbk Anton Y Nugroho dan General Manager Risiko dan K3L Irvan Pandjaitan mengemukakan, kegiatan dilaksanakan dalam rangka bulan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) nasional tahun 2020 yang belangsung 12 Januari – 12 Februari.

Sosialisasi bahaya Napza dilakukan di seluruh pabrik. Tujuan utama adalah, agar seluruh karyawan sehat, karena jika sudah tekenan natkoba, maka sifat ketergantungan sangat tinggi. Untuk mengatisipasi dampak buruk itu, maka dilakukan tindakan preventif dengan sosialiasi, agar seluruh insan Waskita Beton Precast tidak terpapar narkoba.

Dalam kesempatan tersebut Anton Y Nugroho juga menyampaikan berbagai capaian pada tahun 2019, serta pogram-program yang akan diraih pada tahun 2020. “Untuk apa perusahaan mencapai laba besar, kalau kesejahteraan karyawan tidak dipenuhi. Untuk apa sumber daya alamnya yang kita punya dalam bentuk aset cukup besar, tapi sementara masih ada keluh kesah dari karyawan. Jadi kita bangun semuanya agar dapat merasakan bekerja itu dimanusiakan, ini yang paling pokok, sehingga mereka lebih semangat dan termotivasi. Kita antara direksi dan karyawan menyatu,” tandas Anton Y Nugroho.

Irvan Pandjaitan mengemukakan, sosialiassasi tersebut juga sebagai upaya agar para karyawan tidak terpapar narkoba, karena bisa memicu adanya kecelakaan kerja. Peserta diikuti baik karyawan dari Klaten maupun Kulonprogo.
“Kita preventif, jangan sampai kejadian dulu baru kita melakukan sesuatu. Jadi ini sifatnya edukasi juga. Segala segmen hadir, dari pucuk pimpinandi Jakarta, plant manajer dan juga para karyawan, agar jangan sampai terjadi kecelakaan kerja,” kata Irvan Pandjaitan.

Manajer Plant Klaten Fauzi Nugroho dan Manajer Area Pemasaran 4 Sena Eka Hanafi optimis di tahun 2020 akan lebih berkembang. Hal ini antara lain sehubungan dengan adanya pembangunan tol di kawasan DIY dan Jawa Tengah, serta pembangunan infrastruktur jembatan di berbagai daerah. (Sit)

BERITA REKOMENDASI