Puluhan Warga Krajan Keracunan Massal

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Puluhan warga Dukuh Tegalgiri RT 3 RW 6 Desa Krajan, Kecamatan Weru menjadi korban keracunan massal usai menyantap nasi dari salah satu warga yang menggelar hajar akikah. Semua korban keracunan sudah mendapatkan penanganan medis dari Puskesmas Weru. Penyebab keracunan masih dalam penyelidikan petugas namun diduga berasal dari salah satu menu makanan yang disuguhkan.

Kapolsek Weru AKP Muhammad Busro, Sabtu (31/08/2019) mengatakan, kronologis kejadian bermula saat ada salah satu warga di Dukuh Tegalgiri RT 3 RW 6 Desa Krajan, Kecamatan Weru menggelar hajatan akikah. Puluhan warga datang dan mendapatkan menu suguhan nasi berupa gulai kambing dan lainnya. Acara usai digelar warga membawa pulang nasi yang diberikan tuan rumah acara akikah.

Baca juga :

Penyebab Keracunan Massal Tunggu Hasil Lab
Keracunan Massal di Karanganyar, ‘Oglangan’ Berujung Petaka

Warga kemudian menyantap nasi tersebut di rumah masing masing dan tidak merasakan hal aneh. Namun selang beberapa jam berikutnya warga mulai mengeluhkan sakit perut dan pusing. Keluhan warga terjadi tidak hanya satu atau dua orang saja namun puluhan orang secara bersamaan. Warga kemudian meminta pertolongan medis ke Puskesmas Weru.

Banyaknya warga yang diduga keracunan massal langsung ditanggapi pihak Polsek dan Puskesmas Weru. Penanganan kepada warga diprioritaskan dengan pemberian obat. Beruntung warga tidak sampai mengalami keracunan berat hingga menjalani rawat inap namun hanya rawat jalan saja.

"Warga mengeluhkan pusing, mual dan diare diduga korban keracunan usai menyantap menu suguhan akikah dari salah satu warga yang menggelar hajatan. Semua korban sudah ditangani Puskesmas Weru dan cukup rawat jalan tidak sampai rawat inap," ujarnya.

Data Polsek Weru diperkirakan ada 38 orang warga Dukuh Tegalgiri RT 3 RW 6 Desa Krajan, Kecamatan Weru jadi korban keracunan. Kondisi mereka dipastikan sudah berangsur membaik setelah mendapat perawatan dari Puskesmas Weru. "Warga yang diduga terkena keracunan dari orangtua dan anak anak," lanjutnya.

Usai kejadian petugas dari Puskesmas dan Polsek Weru langsung melakukan penyelidikan mengenai penyebab keracunan massal warga. Sampel makanan diambil untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan. "Penyebab dugaan keracunan masih dalam pemeriksaan petugas dengan mengambil sampel makanan," lanjutnya. (Mam)

BERITA REKOMENDASI