Pusat Tetapkan IP 400 di Sukoharjo Program Super Prioritas

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Pemerintah pusat menetapkan IP 400 atau empat kali tanam empat kali panen padi menjadi program super prioritas tahun 2022 sebagai upaya peningkatan pangan nasional. Pemkab Sukoharjo menjadi salah satu daerah yang menjadi prioritas program tersebut. Sebab dari 15.000 hektar lahan IP 400 yang disediakan di Provinsi Jawa Tengah sebanyak 10.000 hektar diantaranya berada di Kabupaten Sukoharjo dan menjadi terbesar se-Indonesia.

“Segala daya dan kemampuan di Kementerian Pertanian diprioritaskan di IP 400. Kabupaten Sukoharjo menjadi daerah prioritas pemerintah,” ujar Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo Bagas Windaryatno, Sabtu (25/12/2021).

Dalam rapat koordinasi terungkap bahwa pemerintah pusat memberi apresiasi tinggi kepada Pemkab Sukoharjo karena berhasil melaksanakan program IP 400 pada tahun 2021 dan mampu menyediakan lahan dalam jumlah besar untuk pelaksanaan tahun 2022 nanti.

Keberhasilan tersebut membuat pemerintah pusat memberikan banyak harapan kepada Kabupaten Sukoharjo. Sebab dilihat dari data dimana pemerintah pusat membuka kesempatan kepada semua daerah untuk menyediakan lahan seluasnya untuk IP 400 ternyata belum dapat dipenuhi.

Provinsi Jawa Tengah sendiri yang ditarget tidak semua daerah mampu menyediakan lahan luas untuk IP 400. Dari total 15.000 hektar, sebanyak 10.000 hektar diantaranya mampu dipenuhi satu daerah saja yakni Kabupaten Sukoharjo.

“Pemerintah pusat sebenarnya sudah meminta semua daerah menyediakan lahan untuk IP 400 minimal 1.000 hektar namun ternyata sulit dan Kabupaten Sukoharjo berhasil menyediakan 10.000 hektar. Prestasi itu berhasil berkat campur tangan bupati, dinas dan para camat serta lurah dan kepala desa. Dukungan sangat besar untuk ketahanan pangan daerah dan nasional,” lanjutnya.

Bagas menegaskan, baik di wilayah Provinsi Jawa Tengah dan Solo Raya angka lahan yang disediakan untuk IP 400 masih sangat sedikit. Beberapa daerah bahkan menimba ilmu belajar ke Kabupaten Sukoharjo berkaitan dengan penyediaan lahan dan keberhasilan IP 400.b “Sudah banyak daerah datang belajar ke Kabupaten Sukoharjo untuk belajar IP 400,” lanjutnya.

Bagas menambahkan, atas keberhasilan tersebut pemerintah pusat berencana akan memberikan penghargaan kepada Pemkab Sukoharjo karena sukses melaksanakan program IP 400 tahun 2021 dan menyediakan lahan terbesar se-Indonesia tahun 2022.

Bagas Windaryatno, mengatakan, Kementerian Pertanian merespon positif setelah Pemkab Sukoharjo mampu melampaui target luasan lahan IP 400 yang dibebankan seluas 5.000 hektar dan tercapai 8.122 hektar. Keberhasilan tersebut membuat Kementerian Pertanian menaikan lagi target dan mendorong Pemkab Sukoharjo menambah luasan IP 400 total menjadi 10.000 hektar.

Permintaan luasan lahan sudah disampaikan Kementerian Pertanian kepada Bupati Sukoharjo Etik Suryani. Pemkab Sukoharjo langsung merespon dan bergerak cepat dengan berusaha memenuhi penambahan target tersebut. Seluruh jajaran dibidang pertanian, mulai dari dinas, penyuluh pertanian, gabungan kelompok tani, kelompok tani, petani, camat, lurah dan kepala desa dilibatkan. Harapannya target 10.000 hektar dapat tercapai hingga akhir Desember tahun 2021 ini.

“Jadi pada tahun 2021 ini Pemkab Sukoharjo berhasil menerapkan pola tanam IP 400 di lahan seluas 2.088 hektar. Pemerintah pusat kemudian memberikan target luas lahan 5.000 hektar untuk tahun 2022 mendatang. Pemkab Sukoharjo mampu melampaui target dengan menyediakan 8.122 hektar. Pemerintah pusat justru menaikan lagi dan mendorong perluasan dengan total 10.000 hektar. Ini memacu kami dengan melibatkan semua komponen agar target tercapai. Hingga akhir Desember 2021 ini kami yakin mampu,” ujarnya.

Penambahan luasan lahan nantinya akan disebar di 12 kecamatan. Sebab lahan 8.122 hektar yang tersedia sekarang juga disediakan di 12 kecamatan. “Sekarang sudah tersedia 8.122 hektar. Tinggal menambah saja di lahan di 12 kecamatan hingga total 10.000 hektar,” lanjutnya. (Mam)

BERITA REKOMENDASI