Raja Tega! Bantu Aborsi, Ini Yang Dilakukan Bu Bidan

Editor: Agus Sigit

BOYOLALI (KRjogja.com) – Hanya dalam hitungan jam, Polres Boyolali berhasil mengungkap praktek aborsi yang melibatkan seorang bidan di Kecamatan Sambi. Proses pengguguran kandungan menggunakan sebuah obat yang pengakuan tersangka didapat dari sisa obat di rumah sakit. 

Dari informasi yang dihimpun, Kamis (4/4), kasus bermula saat pada Selasa (2/1) malam kemarin, warga Dukuh Tegalsari, Desa Canden, Kecamatan Sambi, curiga ada seorang wanita yang meminjam cangkul, alasannya untuk menanam bunga. Pada Rabu (3/1) sore, warga yang curiga mencari lokasi yang penanaman bunga yang dimaksud, namun malah menemukan sebuah gundukan tanah di sebuah pekarangan rumah warga. Usai dilaporkan, petugas kepolisian kemudian melakukan penggalian dan menemukan orok bayi berjenis kelamin laki-laki berusia sekitar 5 bulan yang terbungkus kain di kedalaman 30 cm. 

Kapolres Boyolali, AKBP Aries Andhi, menjelaskan, dari hasil investigasi, petugas berhasil mengungkap ibu orok bayi tersebut, yakni RES (19), pemilik pekarangan rumah. Dari pengakuannya, ia menggugurkan kandungannya dibantu seorang bidan, AS (33), warga Kecamatan Sambi. Sementara cangkul yang dipinjamkan warga digunakan untuk menggali lubang di pekarangan rumah RES untuk menguburkan orok bayi. 

"Bayi tersebut hasil hubungan gelap dengan seorang rekan kerja RES. Tapi setelah hamil, laki-laki tersebut tak mau bertanggung jawab dan pergi. Mungkin karena malu dan panik, tersangka menggugurkan kandungannya dan dikubur di samping rumahnya," terang Kapolres. (Gal)

BERITA TERKAIT