Ramadan, Temuan Kasus Positif Virus Corona di Masjid Bertambah

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Temuan kasus positif virus Corona di masjid selama puasa Ramadan bertambah. Setelah sebelumnya ditemukan pada imam masjid di wilayah Kelurahan Banmati, Kecamatan Sukoharjo, maka kali ini petugas menemukan kasus baru positif virus Corona pada jamaah masjid di wilayah Desa Palur Kecamatan Mojolaban. Kedua kasus tersebut sudah ditangani Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo dan meminta pada takmir masjid serta jamaah termasuk masyarakat untuk tetap memperketat penerapan protokol kesehatan.

Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Sukoharjo Wawan Pribadi, Senin (3/5/2021) malam mengatakan, DMI Sukoharjo sudah menerima dua laporan kejadian temuan kasus positif virus Corona selama puasa Ramadan. Kasus pertama dilaporkan terjadi pada imam masjid di wilayah Kelurahan Banmati, Kecamatan Sukoharjo. Kondisi tersebut membuat aktivitas di masjid ditutup sementara untuk masyarakat. Penutupan juga dilakukan terhadap akses jalan menuju masjid.

Penanganan dilakukan petugas terhadap kasus penyebaran virus Corona baik di lingkungan masjid maupun pasien dan kontak erat. Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo telah melakukan penyemprotan disinfektan selama penutupan sementara masjid. Disisi lain penanganan juga telah dilakukan terhadap imam masjid terkonfirmasi positif virus Corona.

BERITA REKOMENDASI