Ramadan, Temuan Kasus Positif Virus Corona di Masjid Bertambah

Klaster masjid di wilayah Kelurahan Banmati, Kecamatan Sukoharjo membuat sebanyak 50 orang keluarga inti dan jamaah masjid wajib isolasi mandiri. Hal itu dilakukan sebagai bentuk pencegahan penyebaran virus Corona sekaligus mengetahui kondisi kesehatannya.

DMI Sukoharjo juga menerima laporan satu kasus Positif virus Corona lagi di masjid di wilayah Desa Palur, Kecamatan Mojolaban. Temuan didapati pada satu orang jamaah masjid sesuai hasil pemeriksaan diketahui positif virus Corona.

Dua temuan kasus positif virus Corona tersebut menjadi perhatian serius DMI Sukoharjo. Sebab temuan didapati bersamaan dengan puasa Ramadan. Disisi lain, pandemi virus Corona masih terjadi. Para takmir dan jamaah masjid dan masyarakat tetap wajib menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

DMI Sukoharjo mengingatkan agar masjid yang diberikan kelonggaran melaksanakan kegiatan ibadah tetap menekankan penerapan protokol kesehatan. Masjid harus tegas mengatur jamaah hanya untuk masyarakat sekitar kampung saja. Semua diminta untuk saling menjaga diri dalam masa pandemi virus Corona ini, terlebih sudah ada temuan kasus klaster masjid yang dilaporkan dari beberapa wilayah.

“DMI Sukoharjo sudah menerima dua laporan temuan kasus positif virus Corona di masjid. Satu di masjid di wilayah Kelurahan Banmati, Kecamatan Sukoharjo dan terbaru ada laporan lagi temuan kasus positif virus Corona di masjid di Desa Palur, Kecamatan Mojolaban,” ujarnya.

BERITA REKOMENDASI