Rawa Jombor Direvitalisasi, Sebagian Warung Apung Mulai Dibongkar

Editor: Agus Sigit

KLATEN, KRjogja.com – Infrastruktur sejumlah titik kawasan wisata Rawa Jombor Desa Krakitan, Kecamatab Bayat, Klaten, sudah dibangun. Selain itu, beberapa warung apung juga nampak ada yang sudah dibongkar. Hal ini terkait dengan upaya penataan dan revitalisasi Rawa Jombor.

Pantauan KR di lapangan, Rabu (6/10/21) pembangunan infrastruktur di mulai di sisi timur rawa, berupa pembangunan jogging track yang sudah mulai nampak tertata.

Beberapa warga di sekitar rawa mengemukakan, ada warung apung yang sudah dibongkar dan sebagian besar lainya masih tetap berdiri. Namun demikian, warung-warung tersebut sudah tidak ada aktivitas berjualan. Kondisi warung-warung apung diatas permukaan rawa tersebut kini banyak yang kumuh dan rapuh, karena sudah cukup lama tidak dimanfaatkan akibat situasi pandemi.

Karamba apung, masih tetap dimanfaatkan warga untuk beternak ikan. Sejumlah warga setiap hari juga masih mencari ikan di tengah rawa dengan menggunakan sampan.

“Ada yang sudah dibongkar, itu materialnya dibeli orang lain. Yang lain baru dibongkar nanti kalau pembangunan trotoar keliling selesai,” kata Sajuri, warga Krakitan.

Sajuri berharap dengan adanya revitaliasi dan penataan rawa Jombor nantinya akan memberikan nilai tambah, dan bisa meningkatkan perekonomian masyarakat.

Revitalisasi Rawa Jombor tersebut merupakan program dari BBWS Bengawan Solo, dan pengerjaanya bekerjasama dengan Kodam IV/Diponegoro dalam penertiban dan sosialisasi revitalisasi tersebut.

Sebelumnya, Bupati Klaten Sri Mulyani telah mengajukan anggaran ke pemerintah pusat untuk kepentingan revitalisasi Rawa Jombor sejak tahun 2017. Semula pemerintah pusat akan mengucurkan anggaran cukup besar, yakni berkisar Rp 100 miliar. Namun akibat pandemi, maka anggaran direfocusing menjadi Rp 20 miliar.

Dana terebut digunakan untuk pengerukan sedimen di dasar rawa, serta untuk pembangunan berbagai infrastruktur.(Sit)

 

BERITA REKOMENDASI