Rawan ‘Kisruh’, Pasca Pilkades Pengamanan Masih Diperketat

SUKOHARJO (KRjogja.com) – Desa Gumpang Kecamatan Kartasura masih mendapatkan pengamanan ketat dari tim gabungan terdiri dari Polres, Kodim 0726, Satpol PP dan Linmas Sukoharjo. Hal serupa juga dilakukan di 12 desa lainnya yang baru saja menyelenggarakan pemilihan kepala desa (pilkades). Pengamanan dilakukan karena kerawanan kericuhan akibat protes dari massa calon kepala desa yang kalah.

Kapolres Sukoharjo AKBP Ruminio Ardano, Jumat (9/12/2016) mengatakan, pengamanan di 13 desa yang menyelenggarakan pilkades terus dilakukan minimal tujuh hari setelah pencoblosan dan maksimal hingga pelantikan kepala desa terpilih. Jadwal pelantikan sendiri sesuai dengan data dari bagian Pemerintahan Desa Setda Sukoharjo dilakukan pada 21 September mendatang.

Khusus di Desa Gumpang Kecamatan Kartasura pengamanan diperketat dengan menempatkan anggota khususnya di balai desa. Patroli keliling juga dilakukan bersama oleh petugas bersama masyarakat.

Situasi di Desa Gumpang Kecamatan Kartasura sempat tegang sebelum Pilkades di gelar karena ada intimidasi dari sekelompok orang kepada warga. Ketegangan memuncak saat pencoblosan dilakukan Kamis (8/12/2016). Sebab pada momen tersebut kembali terjadi intimidasi hingga menimbulkan keresahan.  

Persoalan akhirnya dapat diredam oleh tim gabungan pengamanan dengan mendamaikan keduabelah pihak di Balai Desa Gumpang. Meski sudah didamaikan namun warga tetap resah karena berulang kali menerima intimidasi.

“Desa Gumpang Kecamatan Kartasura masuk prioritas keamanan setelah Desa Gedangan Kecamatan Grogol batal menggelar pilkades. Pengamanan di Gumpang Kartasura dilakukan usai coblosan hingga beberapa hari kedepan,” ujar AKBP Ruminio Ardano.

Polres Sukoharjo meminta kepada masyarakat untuk tidak resah karena sudah ada pengamanan dari tim gabungan. Masyarakat diminta kembali melakukan aktifitas dengan normal. Apabila ada intimidasi kembali maka masyarakat diminta segera melaporkan kejadian ke petugas.

Kasat Reskrim Polres Sukoharjo AKP Dwi Haryadi menambahkan, pengamanan dilakukan tidak hanya di Desa Gumpang Kecamatan Kartasura saja namun di desa lainnya yang menggelar pilkades. Pengamanan serupa juga dilakukan di Desa Gedangan Kecamatan Grogol meski disana batal menggelar pilkades. (Mam)

 

BERITA REKOMENDASI