Reklame Liar Menjamur, Satpol PP Bertindak

SUKOHARJO (KRjogja.com) – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sukoharjo melakukan penertiban terhadap reklame liar disejumlah wilayah. Dalam kegiatan tersebut petugas melakukan pencopotan paksa karena keberadaan reklame liar dianggap melanggar aturan.

Kepala Satpol PP Sukoharjo Sutarmo, Selasa (26/7/2016) mengatakan, penertiban dilakukan dengan penelusuran disejumlah wilayah. Mulai dari Kecamatan Sukoharjo Kota, Grogol, Baki, Gatak dan Kartasura. Hasilnya banyak ditemukan reklame liar dan terpaksa dicopot paksa petugas.

Reklame liar tersebut mayoritas berupa spanduk karena sudah habis izinnya atau belum berizin. Selain itu juga ditemukan pelanggaran mengenai tata cara pemasangan yang melintas di jalan dan membahayakan masyarakat.

“Ada juga reklame yang dicopot karena dipasang dengan cara salah di paku di pohon,” ujar Sutarmo.

Dalam penertiban tersebut Satpol PP Sukoharjo sudah memberikan informasi kepada pemilik reklame. Selain itu penindakan juga dilakukan setelah petugas mendapatkan informasi dari masyarakat.

“Misal ada informasi dari masyarakat mengenai spanduk yang melintas di jalan dan tali ikatannya lepas karena kena angin. Apalagi tidak punya izin maka langsung kami tindaklanjuti dengan dicopot,” lanjutnya.

Salah satu materi isi spanduk yang dicopot petugas diantaranya mengenai promosi barang maupun ucapan lebaran. Keberadaanya dianggap melanggar aturan karena belum memiliki izin.

Dalam penertiban tersebut Satpol PP Sukoharjo juga sekaligus melakuan pendataan mengenai kondisi terakhir reklame disejumlah wilayah. Hal itu dilakukan untuk menandai sekaligus mendeteksi mengenai habisnya izin.

“Kalau izin habis maka pemilik reklame harus segera mengurus kembali ke petugas terkait. Kalau dibiarkan jelas akan ditindak,” lanjutnya. (Mam)

BERITA REKOMENDASI