Rekomendasi Gerindra Belum Sepaket

Editor: Ivan Aditya

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Calon kepala daerah yang diusung Partai Gerindra pada Pilgub Jawa Tengah dan Pilbup Karanganyar belum komplit. Parpol berlambang kepala burung garuda ini menjajaki kemungkinan koalisi paling menguntungkan dari pencalonan wakil kepala daerah.

“Rekomendasi jatuh ke Sudirman Said (mantan Menteri ESDM) untuk calon gubernur Jawa Tengah. Sedangkan untuk wakilnya, kita meminta pandangan dan masukan dari parpol lain yang menjadi bagian dari koalisi. Seperti diketahui, Gerindra tak bisa mengusung sendiri tanpa koalisi,” kata Pengurus DPP Partai Gerindra, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo kepada wartawan usai membuka pra-Rakorcab di Dapil IV Sragen-Wonogiri-Karanganyar di gedung DPRD Karanganyar, Sabtu (23/12/2017).

Di internal Gerindra, sejumlah nama mencuat di bursa calon wakil gubernur seperti Wagub Jateng periode 2008-2013, Rustriningsih dan Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati. Secara pribadi, Rahayu sepakat pengusungan sosok perempuan di kursi Jateng 2.

“Kebanggaan tersendiri buat saya, jika calon wakilnya perempuan. Masih ada beberapa nama yang akan dipasangkan dengan Sudirman Said. Intinya, enggak ada kemungkinan tertutup komunikasi kita dengan eksternal,” katanya.

Selain itu, diwacanakan pengusungan tokoh muda NU asal Magelang, Yusuf Chudlori atau Gus Yusuf. Sementara itu terkait Pigub Karanganyar, Partai Gerindra menjatuhkan rekomendasi ke Juliyatmono maju kembali menjadi calon bupati periode 2018-2024. “Beliau membina hubungan baik dengan Gerindra. Kami melihat beliau berhasil memimpin Karanganyar,” katanya.

Sedangkan untuk calon wakilnya, Gerindra menyerahkan hal itu ke sikap politik parpol pengusung. Meski pada dasarnya Gerindra memiliki pandangan sendiri yang masih disimpan rapat-rapat.

Sekretaris DPD Partai Gerindra Jawa Tengah, Sriyanto Saputro mengatakan integritas Sudirman Said pada wong cilik membuat parpolnya mantap mengusung mantan menteri ESDM kabinet Jokowi-JK di kursi Jateng 1. Dengan demikian, Partai Gerindra siap bertarung head to head dengan PDIP yang makin condong mengusung calon petahana, Ganjar Pranowo.

“Head to head dengan PDIP, supaya lebih seru. Tentunya dengan menghargai sikap politik partai lain. Sedangkan untuk calon wakilnya belum. Kita memilih kepentingan lebih besar untuk rakyat dengan mengusung figur. Parpol itu hanya sarana,” katanya. (Lim)

BERITA REKOMENDASI