Rekrutmen Calon ASN, Pemkab Tunggu Jawaban Pusat

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Pemkab Sukoharjo masih menunggu kejelasan rekrutmen calon Aparatur Sipil Negara (ASN). Sebab sampai sekarang belum ada jawaban dari pemerintah pusat. Masyarakat diminta tenang dan tidak terpancing munculnya kabar pada bulan April akan dilaksanakan pembukaan lowongan. Pemkab Sukoharjo sendiri mengajukan usulan rekrutmen calon ASN sebanyak 373 formasi.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Sukoharjo Joko Triyono, Minggu (01/04/2018) mengatakan, memang benar sekarang ramai diberitakan diberbagai media massa terkait rekrutmen ASN pada bulan April. Namun pihaknya belum bisa menjamin pelaksanaanya bisa digelar di Sukoharjo. Sebab sampai sekarang belum ada dasar untuk melaksanakan kegiatan tersebut.

Pemkab Sukoharjo masih menunggu jawaban dari pemerintah pusat baik dalam bentuk instruksi lisan dan surat tertulis resmi. Hal tersebut penting sebab daerah termasuk Pemkab Sukoharjo butuh mendapatkan izin dari pemerintah pusat untuk bisa melaksanakan rekrutmen calon ASN.

Belum adanya izin dan jawaban resmi dari pemerintah pusat membuat Pemkab Sukoharjo tidak bisa secara sepihak menggelar rekrutmen calon ASN. Pemkab Sukoharjo sendiri sudah mengajukan usulan rekrutmen calon ASN melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan dan RB).

"Biarkan saja kabar April akan ada rekrutmen calon ASN. Kami tetap menunggu izin dan jawaban resmi dari pemerintah pusat. Sampai sekarang belum ada. Tanpa itu kami tidak bisa menggelar rekrutmen sepihak sebab tetap butuh izin pusat," ujar Joko Triyono.

Secara teknis nantinya setelah mendapatkan izin resmi dari pemerintah pusat maka Pemkab Sukoharjo akan menginformasikan lowongan calon ASN kepada masyarakat. Rekrutmen akan dilaksanakan dengan sistem terbuka untuk menghindari praktek curang.

Pengajuan usulan calon ASN yang diajukan Pemkab Sukoharjo ke pemerintah pusat terdiri dari tenaga fungsional pendidikan 306 formasi dan tenaga fungsional kesehatan 67 formasi.

"Itu sifatnya baru sebatas usulan saja dari daerah ke pusat. Soal berapa yang disetujui bukan bukan kewenangan kami tapi pusat. Berapapun formasinya nanti tetap akan dilaksanakan rekrutmen sesuai proses. Kecuali tidak ada persetujuan dan semua usulan kita ditolak pusat maka jelas tidak ada rekrutmen calon ASN," lanjutnya.

Persiapan pelaksanaan rekrutmen calon ASN telah dolakukan Pemkab Sukoharjo dengan mengalokasikan anggaran sebesar Rp 694 juta. Anggaran yang disediakan dianggap mencukupi kebutuhan karena sudah melalui perhitungan.

"Selama menunggu kepastian dari pusat kami minta masyarakat tenang dan tidak terpancing isu. Kalaupun ada rekrutmen ASN di Sukoharjo maka kami akan melakukan pengumuman resmi," lanjutnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Sukoharjo Agus Santosa mengatakan, belum ada kejelasan pelaksanaan rekrutmen calon ASN di Sukoharjo. Kalaupun ada kabar rekrutmen digelar pada bulan April, pihaknya meminta pada masyarakat untuk cermat. Sebab bisa saja rekrutmen dilaksanakan di luar daerah atapun diselenggarakan oleh pemerintah pusat.

"Rekrutmen calon ASN di Sukoharjo belum jelas kapan. Kami masih menunggu kejelasan dari pemerintah. Sebab jadi tidaknya tergantung izin dari pusat," ujarnya. (Mam)

BERITA REKOMENDASI