Rencana Pembangunan Flyover Kartasura Masuk Proyek Strategis Pemprov

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Rencana pembangunan flyover di bundaran tugu Kartasura oleh Pemkab Sukoharjo diajukan ke pemerintah pusat juga dimasukan dalam proyek strategis Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Pembangunan tersebut mendukung target percepatan pertumbuhan ekonomi sebesar tujuh persen pada tahun 2020 mendatang. Keberadaan flyover Kartasura juga mampu melancarkan arus lalu lintas kendaraan sehingga mempercepat laju ekonomi.

Kabid Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah (IRW) Badan Perencanaan, Penelitian dan Pembangunan Daerah (Bapelbangda) Sukoharjo Agus Purwantoro, Selasa (17/12/2019) mengatakan, rencana pembangunan flyover di bundaran tugu Kartasura awalnya memang menjadi program daerah dari Pemkab Sukoharjo. Pengajuan usulan telah dilakukan sejak tahun 2017 lalu murni dari Pemkab Sukoharjo.

Namun dalam perkembanganya keberadaan flyover tidak hanya menjadi kebutuhan utama daerah saja, melainkan juga provinsi dan pusat. Selain itu ditambah keberadaan status Jalan A Yani Kartasura merupakan jalan nasional yang menjadi kewenangan penuh pemerintah pusat.

Kebutuhan anggaran membangun flyover Kartasura yang sangat tinggi juga membuat Pemkab Sukoharjo akhirnya melibatkan pemerintah pusat. Keterlibatan juga dilakukan terhadap Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dengan memasukan rencana pembangunan flyover Kartasura dalam rencana proyek strategis.

Keseriusan Pemkab Sukoharjo dalam mewujudkan pembangunan flyover Kartasura diwujudkan dalam Rencana Umum Tata Ruang Wilayah (RTRW). Dengan demikian maka nanti saat pembangunan dilaksanakan sudah memiliki kekuatan hukum. "Pemkab Sukoharjo sengaja melibatkan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dengan memasukan rencana pembangunan flyover Kartasura dalam proyek strategis," ujarnya.

Pengajuan usulan pembangunan flyover Kartasura telah diajukan ke Kementerian Pekerjaan umum dan Perumahan rakyat (Kemen PUPR) tiga tahun silam. Karena pembiayaan pembangunan masuk dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Nasional (APBN) dan belum direalisasikan.

"Sehingga tahun ini kami usulkan kembali. Baik usulan ke Pemerintah Provinsi Jawa Tengah maupun ke Kemen PUPR telah tercatat di aplikasi online kedua instansi. Dan ini masih proses pengusulan. Semoga bisa disetujui," lanjutnya.

Kepala Dishub Sukoharjo Joko Indriyanto mengatakan, Dishub Sukoharjo tetap memprioritaskan usulan pembangunan flyover Kartasura ke pemerintah pusat pada tahun 2020 mendatang. Pengajuan usulan dilakukan setelah Dishub Sukoharjo menyelesaikan kajian teknis pada tahun 2019 ini. Selain itu koordinasi juga telah dilakukan Dishub Sukoharjo dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Sukoharjo.

Dishub Sukoharjo mengajukan usulan pembangunan flyover dititik bundaran tugu Kartasura. Usulan sudah dimulai sejak tahun 2019 dan pengajuan secara resmi akan kembali dilakukan tahun 2020 mendatang. Usulan tersebut diharapkan bisa disetujui pusat dan pembangunan segera direalisasikan. (Mam)

BERITA REKOMENDASI