Resahkan Masyarakat, Penanganan Tanah Longsor Butuh Bantuan Pemkab Sukoharjo

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Pemerintah Desa Gentan, Kecamatan Bulu meminta pada Pemkab Sukoharjo melakukan penanganan retakan tanah bukit sebagai antisipasi terjadinya longsor dan rawan mengakibatkan korban. Permintaan perbaikan karena retakan tanah sekarang sudah memprihatinkan. Kondisi tersebut membuat masyarakat resah terlebih lagi sekarang sudah masuk puncak musim hujan.

Perangkat Desa Gentan, Kecamatan Bulu Suryanggono, Kamis (20/2) mengatakan, kondisi bukit di Desa Gentan, Kecamatan Bulu khususnya ditempat wisata Batu Seribu, Bulu mengalami longsor setelah diguyur hujan deras selama beberapa hari. Longsoran tanah terjadi sekitar 25 meter dan mengancam rumah warga.

Tanah longsor di bukit sebelumnya sudah diperkirakan sebelumnya oleh pihak perangkat desa. Sebab tanah di atas bukit sudah ditemukan retakan sejak lama. Bahkan kondisi retakan semakin parah seiring bertambahnya waktu. Kondisi diperparah dengan hujan deras dan menyebabkan terjadinya tanah longsor.

Hujan deras selama beberapa hari di wilayah Desa Gentan, Kecamatan Bulu juga menyebabkan banjir. Sebab air dari atas bukit mengalir turun menggenangi jalan dan rumah warga.

“Pemerintah Desa Gentan, Kecamatan Bulu sudah lama mengajukan laporan ke Pemkab Sukoharjo agar memperhatikan dan memperbaiki retakan tanah di atas bukit. Sebab kondisinya sudah parah dan rawan longsor,” ujarnya.

Pengajuan permintaan perbaikan retakan tanah bukit dilakukan Pemerintah Desa Gentan, Kecamatan Bulu karena menjadi kewenangan Pemkab Sukoharjo. Selain itu penanganan juga membutuhkan dana besar.

Lokasi longsor sendiri berada di jalur timur obyek wisata Batu Seribu Bulu atau sendang lele ke atas. Lokasi tanah longsor sekarang dalam pemantauan penuh Pemerintah Desa Gentan, Kecamatan Bulu.

“Kalau rumah yang terdekat dengan yang longsor itu ada tiga. Tetapi di bawahnya banyak sekali rumah warga,” lanjutnya. (Mam)

BERITA REKOMENDASI