Riwayat Politik Dinasti Sri Hartini Terbilang Unik

KLATEN (KRjogja.com) – Bupati Klaten Sri Hartini yang tertangkap OTT KPK, memiliki riwayat politik dinasti yang unik. Waktu pemilihan kepala daerah  masih melalui DPRD pada awal reformasi, suami Sri Hartini, yakni Haryanto Wibowo, terpilih menjadi bupati Klaten secara mengejutkan.

Keterangan yang dihimpun KRjogja.com, pada penjaringan awal di internal partainya, yakni DPC PDIP Klaten, ia dikalahkan oleh Edi Mihati, namun ia berhasil menggalang dukungan para anggota DPRD yang mayoritas berasal dari  fraksi PDIP. Ketika pertarungan di pemilihan DPRD itulah, Haryanto justru berhasil unggul atas dua rivalnya yakni Edi Mihati dan Suckron. Ia berhasil menduduki jabatan Bupati Klaten periode 2000 – 2005.

Setelah masa jabatan periode pertama habis, dan pemilihan berikutnya dilakukan dengan pemilihan langsung, Haryanto kembali mencalonkan diri, namun terpental lagi di internal partai. Pada periode tersebut Haryanto gagal melaju ke tingkatan Pilkada.

Namun demikian setelah selang satu periode, atau lima tahun kemudian, istrinya, yakni Sri Hartini menghidupkan kembali dinasti Haryanto dengan keberhasilnya menjabat Wakil Bupati Klaten mendampingi Bupati Sunarno, sampai tahun 2015.

Dalam kesempatan Pilkada 2015, berhasil mendapat rekomendasi dari partai untuk maju sebagai calon bupati berpasangan dengan Sri Mulyani sebagai calon wakilnya, dan akhirnya terpilih. Baru menjabat sekitar 10 bulan, ia kesandung operasi tangkap tangan oleh KPK tersebut.(Sit)
 
 

BERITA REKOMENDASI