RT di Barenglor Klaten Dirikan BUMRT

Editor: Ivan Aditya

 

KLATEN, KRJOGJA.com – Warga RT 01/RW 13 Gunungan Baru, Kelurahan Barenglor, Kecamatan Klaten Utara, Kabupaten Klaten berinisiatif membentuk Badan Usaha Milik Rukun Tetangga (BUMRT). Usaha yang dikelola secara gotong-royong ini bergerak di bidang kuliner.

Ketua RT 01/RW 13 Gunungan Baru, Suminto, Rabu (19/08/2020), mengatakan, pendirian BUMRT berawal dari gagasan warga atas kondisi dan situasi di masa pademi Covid-19 sekitar dua bulan lalu. Mengingat pada situasi pandemi saat itu warga diharuskan berada di rumah.

Hasil musyawarah akhirnya warga sepakat membuka warung yang dinamakan Angkringan Siji. Warung yang dikelola BUMRT ini menempati lahan kosong milik warga di kawasan perkampungan setempat.

“Awalnya dari masalah Covid-19 kita kumpul-kumpul, lalu kita (masak-masak) bikin kompor sendiri dari batu bata di sini. Akhirnya muncul ide bikin warung angkringan. Namun bukan secara pribadi tapi milik RT yang pengelolaanya melalui BUMRT,” ujarnya.

Dijelaskan, BUMRT ini menjadi salah satu sumber pendapatan kas RT. Meski baru berdiri dua bulan namun dari usaha kuliner tersebut mampu memberikan pemasukan ke kas RT rata-rata sebesar Rp 40.000 per hari atau Rp 1,2 juta per bulan.

“Didirikannya BUMRT bertujuan untuk kesejahteraan bersama. Semua menu warung dari warga. Total ada 30 kepala keluarga (KK). Prinsipnya dari warga untuk warga. Rencana juga akan membuka usaha lain,” ujarnya.

Lurah Barenglor Suleksi Ekawati menyambut positif upaya warga RT 01/RW 13 Gunungan Baru yang secara mandiri mampu mendirikan BUMRT. Sehingga diharapkan menjadi pionir kemandirian tingkat RT dan RW di wilayahnya.

“Rencana kedepan dari pihak kelurahan mengusahakan untuk lebih berkembang di wilayah yang lain. Di Kelurahan Barenglor ada 15 RW dan 55 RT dengan jumlah penduduk 2.300-an jiwa,” ujarnya. (Lia)

 

BERITA REKOMENDASI