RT/RW Diminta Tegas Temukan Warga Langgar Prokes

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Ketua RT/RW diminta bersikap tegas dan menghilangkan kesan sungkan apabila menemukan warga melakukan pelanggaran protokol kesehatan seperti tidak memakai masker. Ketua RT/RW juga bisa melaporkan pelanggaran tersebut untuk selanjutnya dilakukan penindakan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo.

Tindakan dilakukan mengingat di masing masing RT/RW sudah ada posko Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sebagai bentuk pencegahan penyebaran sekaligus menekan angka kasus virus Corona. Selain itu juga sebagai usaha mencegah munculnya Klaster virus Corona di kampung.

Camat Grogol Bagas Windaryatno, Sabtu (20/02/2021) mengatakan, Pemerintah Kecamatan Grogol pada khususnya maupun kecamatan lain di Kabupaten Sukoharjo sudah melaksanakan instruksi pemerintah terkait usaha mencegah penyebaran dan menekan angka kasus virus Corona di wilayahnya masing masing. Salah satu bentuk usaha tersebut diterapkan dengan melibatkan RT/RW.

“Ketua RT/RW diminta tidak ewuh pekewuh atau sungkan kepada warga apabila menemukan pelanggaran protokol kesehatan. Silahkan ditegakan sesuai aturan protokol kesehatan selama KLB dan PPKM. Apabila tidak maka bisa melapor ke Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona untuk dilakukan penindakan oleh petugas. Intinya sama yakni sama sama mencegah dan menekan angka kasus virus Corona. Jangan sampai muncul klaster baru penularan virus Corona di kampung,” ujarnya.

Penindakan perlu dilakukan sebagai penegakan aturan dan pembelajaran pada warga khususnya pelaku pelanggaran protokol kesehatan. Selain itu penindakan juga sebagai efek jera atau sanksi bagi pelaku pelanggaran protokol kesehatan. “Apabila dibiarkan hal sepele warga tidak memakai masker maka di RT/RW tersebut bisa muncul klaster baru penularan virus Corona,” lanjutnya.

Bagas Windaryatno yang juga menjabat Ketua Paguyuban Camat se Kabupaten Sukoharjo mengatakan, koordinasi antar camat sudah sering dilakukan khususnya berkaitan dengan pencegahan penyebaran virus Corona. Salah satu bentuknya yakni dengan meminta camat turun langsung memantau aktivitas kegiatan masyarakat selama PPKM. Kegiatan dilakukan untuk melihat langsung kepatuhan masyarakat selama penerapan PPKM sekaligus mengedukasi terkait protokol kesehatan.

Camat Kartasura Suyadi Widodo mengatakan, Posko PPKM ditingkat RT/RW dibentuk sebagai tempat melakukan kontrol terhadap aktivitas masyarakat selama penerapan PPKM. Posko akan terus digunakan meski PPKM berakhir dan masih pandemi virus Corona.

“Pengurus RT/RW bisa mengontrol aktivitas warganya melalui Posko PPKM yang telah tersedia. Petugas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona nanti akan patroli mengontrol protokol kesehatan,” ujarnya.

Petugas yang berjaga di Posko PPKM nantinya melakukan pengawasan terhadap semua aktivitas warga. Termasuk pemberlakukan larangan kerumunan massa saat hajatan, jam operasional pelaku usaha dan lainnya. (Mam)

BERITA REKOMENDASI