Rumah Produksi Rokok Ilegal di Kebon Baru Digrebek

SUKOHARJO (KRjogja.com) – Tim gabungan melakukan pengerebekan terhadap sebuah rumah yang diduga sebagai tempat produksi rokok ilegal dengan skala rumahan milik Rambat di Kebon Baru RT 4 RW 9 Desa Pucangan, Kecamatan Kartasura, Jumat (12/8/2016). Hasilnya petugas menemukan praktek pelanggaran pembuatan rokok tanpa cukai.

Kepala Satpol PP Sukoharjo Sutarmo mengatakan, pengerebekan dilakukan dengan melibatkan petugas dari Polres, Kodim 0726, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Humas Setda dan Kantor Bea Cukai Surakarta. Petugas mendatangi rumah milik Rambat setelah mendapatkan informasi adanya produksi dan penjualan rokok ilegal tanpa cukai.

Saat mendatangi lokasi petugas menemukan sejumlah barang bukti pelanggaran yang dilakukan Rambat. Barang tersebut seperti, 11 kilogram tembakau dalam kemasan plastik, 8 plastik gabus rokok warna putih, dua alat tradisional pembuat lintingan rokok, lem kertas, plastik pengepakan, 2 gunting dan 3 kantong plastik rokok ilegal tanpa cukai yang sudah dikemas.

“Rokok yang kami temukan ini ilegal karena tidak dilengkapi cukai. Pemiliknya membuat rokok selain untuk dikonsumsi sendiri juga dijual ke teman sebagai buruh bangunan proyek,” ujar Sutarmo.

Harga jual yang ditawarkan pemiliknya untuk satu bungkus rokok ilegal isi 16 batang sebesar Rp 4 ribu. Rokok tersebut laku dijual hingga beberapa bungkus dalam satu minggu.

“Pembuatan rokok ilegal ini sudah dilakukan pemiliknya selama tiga tahun. Selama itupula tidak dilengkapi cukai dan melanggar aturan,” lanjutnya.

Untuk membuat rokok ilegal tersebut dari pengakuan pemilik membeli tembakau yang dijual eceran per kilogram di Boyolali. Selanjutnya diracik sendiri dengan menggunakan alat khusus untuk membuat lintingan rokok.

“Potensi kerugian kami belum tahu karena sudah jadi kewenangan dari Kantor Bea Cukai Surakarta,” lanjutnya.

Kantor Bea Cukai Surakarta dalam pengerebekan tersebut belum bisa memastikan mengenai nilai kerugian negara yang ditimbulkan akibat perbuatan rokok ilegal dari Rambat.  

“Rambat ini memproduksi rokok secara rumahan atau usaha di rumah. Tapi karena tidak dilengkapi cukai tetap saja salah. Karena sesuai aturan rokok itu harus dilengkapi cukai resmi,” pungkasnya. (Mam)

BERITA REKOMENDASI