Rumah Sakit di Klaten Komitmen Rawat Pasien Covid-19

Editor: Ivan Aditya

KLATEN, KRJOGJA.com – Sejumlah rumah sakit di Kabupaten Klaten mulai kewalahan merawat pasien Covid 19. Di tengah kondisi tersebut, beredar surat terbuka yang ditujukan pada Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Surat terbuka yang banyak dikirim di pesan WA tersebut berjudul ‘Ini Gawat Pak Ganjar! Bed penuh, sejumlah RS di Klaten kewalahan, pasien Covid 19 dipulangkan’. Koordinator Bidang Penanganan Kesehatan Satgas PP Covid 19 Kabupaten Klaten, dr Cahyono Widodo menanggapi surat terbuka pada Gubernur tersebut mengemukakan, kasus itu sifatnya fluktiatif.

Namun demikian, pihaknya mengaku telah mengumpulkan semua direktur rumah sakti di Klaten untuk menyikapi kasus Covid di Klaten. Lebih lanjut dr Cahyono menjelaskan, bahwa semua direktur RS yang hadir dalam pertemuan di aula rapat paripurna DPRD Klaten tersebut memiliki komitmen untuk menambah jumlah tempat tidur khusus untuk pasien Covid 19.

“Sifatnya fluktuatif, tidak terus menerus bed RS penuh dengan pasien Covid. Tadi kami undang seluruh RS. Intinya semua Dirut RS komitmen menambah bed,” kata dr Cahyono.

Selain itu, rumah sakit-rumah sakit yang sebelumnya belum ditunjuk sebagai rumah sakit rujukan perawatan pasien Covid 19, kini juga dipersiapkan untuk bisa menerima pasien covid 19. Terdapat tiga rumah sakit tambahan yang dipersiapkan untuk melayani pasien Covid 19. Yakni PKU Muhammadyah Pedan, RS Mitra Keluarga Pedan dan RS Diponegoro Klaten.

Dengan kondisi tersebut, lanjut dr Cahyono, selain penambahan bed, juga dilakukan penambahan sarana prasarana. “Misal untuk hemodialisa dan ruang bersalin, juga kita tambah yang khusus untuk pasien HD yang positif Covid 19. Juga untuk ibu yang melahirkan namun terkonfirmasi positif Covid 19 juga dipersiapkan ruang khusus,” tambah dr Cahyono pula.

Update data di Dinas Keshetaan Klaten per Kamis (03/12/2020) menunjukkan adanya penambahan sebanyak 63 orang terkonfirmasi Covid 19. Dengan demikian total pasien terkonfirmasi Covid 19 di Kabupaten Klaten menembus angka 1.960 orang.

Dari jumlah tersebut 377 orang dirawat/isolasi mandiri, 1.510 pasien telah sembuh, serta sebanyak 73 pasien meninggal dunia. Dokter Cahyono kembali menekankan agar masyarakat benar-benar mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid 19. (Sit)

BERITA REKOMENDASI