Salat Idul Fitri Hanya Diikuti Jamaah Lingkungan Setempat

SUKOHARJO (KRjogja.com) Pemkab Sukoharjo meminta pada panitia salat Idul Fitri untuk tidak menerima jamaah dari luar lingkungan atau pemudik demi menghindari penyebaran virus Corona. Kalaupun terpaksa pemudik ikut serta maka wajib memenuhi ketentuan selesai karantina mandiri dan menunjukan hasil swab antigen negatif.

Salat Idul Fitri ditengah pandemi virus Corona masih diperbolehkan digelar dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat. Pengetatan juga dilakukan pada saat kegiatan malam takbir dengan tidak melaksanakan takbir keliling.

Bupati Sukoharjo Etik Suryani, Minggu (9/5) mengatakan, menjelang Lebaran beberapa hari kedepan Pemkab Sukoharjo meminta pada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona hingga di masing masing desa dan kelurahan untuk semakin memperketat pemantauan. Petugas sejak sekarang diminta sudah melakukan pendataan mengenai lokasi penyelenggaraan malam takbir dan salat Idul Fitri di masing masing lingkungan desa dan kelurahan.

BERITA REKOMENDASI