Satlantas Agendakan Pemeriksaan Sopir Sedya Utama

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO (KRjogja.com) – Satlantas Polres Sukoharjo belum melakukan pemeriksaan terhadap Sutrisno (55) sopir bus Sedya Utama nopol AD 1413 BR atas kasus kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Yogya – Solo di Sanggung, Gatak. Polisi masih memberi kesempatan kepada sopir untuk istirahat karena kondisinya mentalnya sekarang belum stabil.

Kasatlantas Polres Sukoharjo, AKP Finan Sukma Radipta mengatakan, Sutrisno sopir bus belum ditahan. Meski demikian Sutrisno tetap harus menjalani pemeriksaan oleh petugas terkait kejadian kecelakaan lalu lintas yang dialami.

Untuk sementara Satlantas Polres Sukoharjo melakukan pemeriksaan awal dengan meminta keterangan sejumlah orang saksi. Para saksi merupakan warga atau orang yang mengetahui kejadian kecelakaan lalu lintas tersebut.

Petugas kemungkinan baru akan memanggil dan melakukan pemeriksaan terhadap Sutrisno sopir bus pada Kamis (15/09/2016). Diharapkan disaat ini kondisi mentalnya sudah kembali normal dan dapat berkomunikasi dengan baik. “Kondisi sopir bus masih terguncang dan perlu diberi kesempatan untuk menenangkan diri sampai mentalnya stabil untuk dimintai keterangan,” ujarnya.

Polisi sendiri hingga sekarang belum menetapkan satu orangpun sebagai tersangka atas kasus kecelakaan lalu lintas di Sanggung, Gatak. “Kemungkinan seseorang untuk jadi tersangka dalam kasus kecelakaan lalu lintas ada. Namun kembali dilihat kasusnya dan dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa dan hanya korban luka. Kemungkinan sanksinya administratif saja,” lanjutnya.

Seperti diketahui sebanyak 13 orang penumpang mengalami luka setelah bus Sedya Utama AD 1413 BR yang ditumpangi terperosok ke parit di Jalan Raya Solo – Yogya di wilayah Desa Sanggung, Kecamatan Gatak, Sukoharjo, Selasa (13/09/2016). Seluruh korban sudah mendapatkan perawatan medis di rumah sakit dr Oen Sawit, Boyolali. (Mam)

BERITA REKOMENDASI