Satpol PP Sukoharjo Pantau Lokasi CFD

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Car Free Day (CFD) dan kegiatan kerumunan massa di Alun-Alun Satya Negara dan wilayah lain masih dilarang karena pandemi virus Corona. Pelanggaran protokol kesehatan akan mendapat penindakan tegas dari petugas salah satunya pembubaran paksa kegiatan kerumunan massa. Sebagai antisipasi pelanggaran maka petugas melakukan pemantauan rutin secara ketat.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sukoharjo Heru Indarjo, Jumat (04/06/2021) mengatakan, CFD sudah sejak satu tahun terakhir saat awal pandemi virus Corona tahun 2020 lalu hingga sekarang masih dilarang. Pelarangan CFD seperti di Alun-Alun Satya Negara Sukoharjo.

“CFD masih tidak boleh tetap dilarang karena pandemi virus Corona belum berakhir. Alun-Alun Satya Negara Sukoharjo tetap dipantau. Kerumunan massa dilarang disana,” ujarnya.

Heru mengatakan, meski diterapkan larangan CFD namun Alun-Alun Satya Negara Sukoharjo tetap dibuka untuk umum sebagai fasilitas masyarakat. Tidak ada penutupan tempat mengingat Alun-Alun Satya Negara sebagai ruang terbuka. Larangan diterapkan berupa kegiatan kerumunan massa di Alun-Alun Satya Negara untuk menghindari penyebaran virus Corona.

Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sukoharjo Toni Sri Buntoro, mengatakan, protokol kesehatan masih berlaku seperti jaga jarak bagi pengendara sepeda motor di trafficlight, pengawasan penumpang angkutan umum dan bus, juga penutupan sementara car free day (CFD) disemua wilayah di Sukoharjo. Dishub Sukoharjo menerapkan pengetatan tersebut mengingat kondisi sekarang masih pandemi virus Corona.

“CFD juga masih ditutup sementara, belum boleh dibuka karena memang larangan kerumunan massa. Petugas Dishub Sukoharjo sudah sering melakukan patroli bersama tim gabungan dibeberapa titik kerumunan CFD,” ujarnya. (Mam)

BERITA REKOMENDASI